Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) menguji coba rudal dengan menembakkan tiga rudal balistik, Selasa (19/7). Dengan uji coba itu, Pyongyang kembali secara terang-terangan melanggar peringatan masyarakat internasional untuk tidak menguji coba rudal balistik. Uji coba itu juga merupakan respons atas penempatan sistem pertahanan rudal Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan (Korsel).
Kantor berita pemerintah Korsel, Yonhap, melaporkan rudal-rudal itu diduga jenis Scud, diluncurkan dari Provinsi Hwanghae Utara dan terbang sekitar 500 sampai 600 kilometer, seperti yang dikatakan sumber militer. Rudal diluncurkan dari pukul 05.45 hingga 06.05 waktu setempat. “Rentang atau jangkaun rudal itu cukup untuk mencapai semua wilayah Korea Selatan,” ujar Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS).
Dua rudal Scud meluncur antara 500 dan 600 kilometer (310-370 mil) ke Laut Jepang, sementara yang ketiga, diyakini rudal balistik jarak menengah Rodong, diluncurkan sekitar 1 jam kemudian. “Lintasan rudal Rodong masih sedang dianalisis,” kata juru bicara JCS, Jeon Ha-kyu. Peluncuran rudal itu langsung menuai kecaman dari AS dan Jepang. Kedua sekutu itu bersumpah akan melakukan tindakan terkoordinasi atas pelanggaran berulang kali Pyongyang terhadap sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang melarang Korut melakukan tes senjata.
“Kami mengutuk keras hal (uji coba) ini dan sejumlah tes rudal Korea Utara lainnya baru-baru ini. Ini jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang secara eksplisit melarang Korea Utara menggunakan teknologi rudal balistik,” kata juru bicara Pentagon, Gary Ross. Menteri Pertahanan Jepang Gen Nakatani menyebut peluncuran itu membahayakan perdamaian dan keamanan kawasan, termasuk Jepang.
“Pemerintah Jepang akan memperkuat kerja sama dengan negara-negara terkait, yaitu Amerika Serikat dan Korea Selatan, dan mendesak Korut untuk belajar menahan diri, sambil mempersiapkan setiap kontinjensi,” katanya. Korut, yang telah terisolasi dari komunitas internasional, kian terpojok di percaturan internasional setelah ‘Negeri Juche’ itu mengatakan bulan ini tengah memutus semua saluran diplomatik dengan AS. Sumber militer lainnya menyebut rudal Scud mungkin akan menjadi senjata pilihan Pyongyang jika ingin menyerang tempat-tempat seperti Seongju, lokasi sistem pertahanan rudal milik AS, terminal high altitude area defense (THAAD). (AFP/Hym/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved