Obama di Kenya, Reuni Famili dan Misi Diplomatik

MI/(AFP/BBC/Hym/I-1)
26/7/2015 00:00
Obama di Kenya, Reuni Famili dan Misi Diplomatik
(AP Photo/Ben Curtis)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Barack Obama memulai kegiatan kenegaraan di Kenya dengan membuka Global Entrepreneurship Summit bersama Presiden Uhuru Kenyatta, Sabtu (25/7) pagi, di ibu kota Nairobi. Dalam sambutannya, Obama memuji semangat kewirausahaan pebisnis Afrika, "Saya di sini karena Afrika bergerak.

Afrika ialah salah satu daerah yang paling cepat berkembang di dunia." Dia mengatakan rakyat Afrika sedang terangkat dari kemiskinan, pendapatan naik, kelas menengah pun bertumbuh. Politikus Demokrat itu mengapresiasi kalangan muda yang memanfaatkan teknologi untuk berbisnis di Afrika.

Obama tiba di Kenya yang merupakan tanah kelahiran ayahnya, Jumat (24/7) pukul 20.00 waktu setempat (24.00 WIB). Pesawat Air Force One yang dia tumpangi mendarat di Bandara Internasional Jomo Kenyatta. Meskipun malam semakin larut, massa berkumpul di sepanjang jalan dari bandara ke pusat kota untuk menyambut iring-iringan presiden melintas.

Kakak tiri Obama, Auma Obama, menemaninya di limusin berlapis baja. Euforia penyambutan Obama kali ini melampaui saat pertama kali dia mengunjungi Kenya pada 2006 sebagai senator. Dalam kunjungan ini, 10 ribu polisi dikerahkan di Nairobi, yakni seperempat kekuatan nasional.

Warga pun memeriahkan kedatangan Obama dengan berbagai cara, termasuk mengibarkan bendera AS. Pengamat menilai kunjungan Obama itu bukan sekadar reuni keluarga, melainkan membawa misi diplomatik yakni memperkuat cengkeraman AS di kawasan. Pengaruh Washington di Afrika dipandang memudar dengan kehadiran Tiongkok.

Pengamat Peter Alling’o dari Institute of Security di Nairobi meyakini, "AS tengah berupaya menormalisasi hubungan dekat dengan Kenya dan bertujuan membangun cengkeraman yang lebih kuat dalam cakupan misi keamanan menghadapi serangan teror kelompok Al-Shabaab." Selain menghadiri pertemuan bisnis, Obama mengunjungi monumen peringatan tragedi serangan bom Al-Qaeda yang menghantam Kedutaan AS pada  1998.

Obama pun melakukan pertemuan dengan Presiden Kenya untuk membahas beragam isu, termasuk kontraterorisme. Sebelum itu, Obama sempat makan malam bersama sekitar 30 kerabatnya di Kenya, termasuk Mama Sarah yang dia panggil granny (nenek). Saat itu Obama mengaku tidak pernah benar-benar mengenal ayahnya yang lahir di Desa Kogelo, tepi Danau Victoria, Kenya Barat.

Dari Kenya, Obama diagendakan berada di Ethiopia, hari ini, untuk menghadiri pertemuan Uni Afrika. Dia merupakan pemimpin AS pertama yang berpidato di ajang tersebut.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya