Gerakan Anti-Islam Jerman Berencana Dirikan Partai

Basuki Eka Purnama
19/7/2016 09:07
Gerakan Anti-Islam Jerman Berencana Dirikan Partai
(AFP PHOTO / dpa / Jens Schlueter)

GERAKAN anri-Islam dan antiimigran Jerman Pegida, Senin (18/7), mengatakan berencana mendirikan sebuah partai politik.

Partai baru itu rencananya akan diberi nama Partai Populer untuk Kebebasan dan Demokrasi Langsung atau FDVV. Hal itu diungkapkan kepala gerakan Pegida Lutz Bachmand di Dresden, pusat gerakan tersebut.

Bachman, yang didakwa dan didenda pada Mei lalu karena menyebabkan kebencian rasisme dengan menyebut para pengungsi sebagai ternak dan kotoran di media sosial, menegaskan dirinya tidak ingin menjadi pemimpin partai baru itu.

Bachmann menegaskan partai baru itu tidak berencana untuk mengambil pendukung Partai Alternatif untuk Jerman (AfD) yang dalam jajak pendapat terakhir mendapatkan 10% dukungan dari warga Jerman.

AfD didirikan sebagai partai anti-Uni Eropa pada 2013. Namun, kini, partai itu berkampanye menentang Islam dan keputusan Jerman untuk terbuka terhadap para pengungsi.

"Kami akan mendukung AfD di pemilu berikutnya (dijadwalkan pada 2017)," tegas Bachmann. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya