Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK ekstremis Islamic State (IS) melalui corong propaganda IS Kantor Berita Amaq mengklaim bertanggung jawab atas serangan penabrakan brutal di Nice, Prancis, yang menewaskan 84 orang, Sabtu (16/7). Melalui akun Telegram-nya, IS mengatakan pelaku yang diketahui bernama Mohamed Lahouaiej-Bouhlel, 31, merupakan anggota IS.
"Orang yang melancarkan serangan di Nice, Prancis, untuk menabrak orang-orang adalah salah satu pejuang Islamic State. Ia melakukan serangan itu sebagai respons Prancis yang menjadi bagian dari koalisi melawan IS," demikian ditulis Amaq.
Sebanyak 30.000 orang berkumpul merayakan Bastille Day di Promenade Des Anglais, Kamis (14/7), untuk menikmati pemandangan kembang api bersama keluarga dan orang terdekat. Namun, kemeriahan berganti teror saat truk berkapasitas 19 ton menabrak puluhan pengunjung secara brutal.
Presiden Prancis Francois Hollande kemudian mengumumkan hari berkabung selama tiga hari. Jumlah korban tewas, menurutnya, kemungkinan akan bertambah mengingat lebih dari 50 orang dalam keadaan kritis.
Serangan teror di Nice Kamis lalu merupakan serangan ketiga yang terjadi di Paris selama 18 bulan terakhir. Banyak pihak mempertanyakan kapabilitas pengamanan Prancis. Sementara motif pelaku masih diselidiki, mantan Perdana Menteri (PM) dan walikota Bordeaux Alain Juppe berpendapat tragedi Nice tidak akan terjadi jika seluruh langkah pencegahan dilakukan.
Namun, juru bicara pemerintah Stephane Le Foll menampik pendapat Juppe. Lebih dari 185 polisi, polisi militer, dan tentara dari operasi Sentinelle sudah diluncurkan dilengkapi dengan jaringan luas kamera pengintai.
"Kami tahu bahwa masih ada kelemahan dan kekurangan. Intervensi pemerintah sangat penting untuk memperkuat koordinasi badan intelijen kami," kata Hollande.
Dua hari berselang dari waktu kejadian, empat orang pria dibekuk otoritas karena diyakini berkaitan dengan pelaku penabrakan. Satu pria ditangkap pada Jumat (15/7) dan tiga lainnya pada Sabtu pagi. Istri pelaku yang berada di dalam truk saat serangan juga ditahan polisi.
Mohamed Lahouaiej-Bouhlel yang ditembak mati oleh polisi 30 menit setelah kejadian dikenal sebagai seorang penyendiri yang tidak pernah menyapa tetangga. Ayah pelaku menjabarkan Lahouaiej-Bouhlel memang mengalami depresi dan tidak berkaitan dengan urusan agama.
"Sejak 2002 hingga 2004 ia punya masalah yang menyebabkan gangguan saraf. Ia bisa marah dan berteriak dan merusak apapun yang ada di hadapannya," tutur Mohamed Mondher, ayah Lahouaiej-Bouhlel di Tunisia seperti dilansir AFP.
Baik IS dan Al-Qaeda beberapa tahun ke belakang menyerukan pengikutnya untuk menyerang yang dianggap 'kafir' menggunakan apapun yang dimiliki. Bahkan September 2014 lalu juru bicara IS Abu Mohammed al-Adnani, memerintahkan pendukungnya untuk 'menabrak kafir menggunakan mobil'
Namun, hal itu tak cukup kuat menjadi dasar untuk mengatakan pelaku benar terlibat IS. Jaksa antiterorisme Francois Molins mengatakan hubungan keduanya benar-benar tidak diketahui. Namun, metode penyerangan persis sama dengan seruan kelompok ekstremis.
Beberapa serangan di Barat, tragedi November di Paris dan pemboman di Brussels, dilakukan oleh orang yang pernah bergabung dengan operasi pusat IS di Irak dan Suriah, beberapa pelaku serangan lain melakukan serangan sendiri. Terinspirasi oleh propaganda IS, penyerang jenis 'penyendiri' cukup memusingkan badan intelijen. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved