Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIDAKNYA 15 militan kelompok ekstremis Abu Sayyaf tewas dalam serangan militer di pegunungan Tipo-Tipo, Provinsi Basilan, Filipina.
Juru Bicara Komandan Mindanao Barat (Westmincon) Mayor Filemon Tan Jr mengonfirmasi tewasnya 15 anggota kelompok Abu Sayyaf disebabkan pemboman bertubi-tubi dan serangan darat di Hill 490, posisi yang dikepung militan di Barangay Baguindan, oleh militer Filipina.
"Jumlah militan Abu Sayyaf yang tewas masih harus divalidasi dan diverifikasi di lapangan. Namun, pasukan yakin jumlah tersebut bisa lebih tinggi,” kata Tan seperti dilansir Philstar, Rabu (13/7).
Pihak militer mengatakan operasi militer berlangsung hingga Selasa (12/7) sore. Sebanyak 14 tentara mengalami luka-luka akibat alat peledak improvised explosive device (IED). Jika terkonfirmasi total jumlah militan Abu Sayyaf yang tewas menjai 55 orang. Militer melaporkan sejak serangan Rabu pekan lalu setidaknya 22 militan tewas di Sulu dan 18 di Basilan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Armanatha Nasir mengatakan pihak militer Filipina sulit untuk dihubungi akibat operasi militer tersebut. Saat ini, pemerintah Indonesia memanfaatkan pihak Kemenlu di Filipina untuk melakukan pendekatan dengan tokoh-tokoh Abu Sayyaf.
"Memang sekarang sedikit sulit di sana karena pemerintah Filipina juga sedang melakukan berbagai operasi militer sehingga kontak tidak selancar yang diharapkan," kata Armanatha, Kamis (14/7).
Armanatha menambahkan saat ini perlindungan warga negara Indonesia (PWNI) telah menghubungi keluarga tiga korban sandera yang disergap di perairan Malaysia beberapa waktu lalu. Berdasarkan informasi yang diterima, keluarga sudah berkunjung ke Malaysia untuk bertemu dengan pihak perusahaan.
Mewakili pemerintah, Kemenlu mengatakan pemerintah tidak menggunakan metode pembayaran tebusan ke penyandera dalam upaya pembebasan WNI. Indonesia memilih jalur persuasif dengan menggandeng Filipina.
"Saat ini kebijakan pemerintah adalah tidak melakukan pembayaran sebagai tebusan. Semua opsi akan kita lihat kemungkinannya tapi yang harus kita pegang adalah keselamatan para sandera. Itu jadi prioritas," tambah dia.
TIGA WNI yang merupakan awak kapal pukat tunda diserang dan diculik sekelompok orang bersenjata berat di perairan Lahad Datu di Negara Bagian Sabah, Malaysia, Sabtu (9/7) malam lalu. (Philstar.com/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved