Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KAISAR Jepang Akihito mengisyaratkan niatnya untuk turun takhta dalam 'beberapa tahun lagi'. Seperti dilaporkan NHK, Rabu (13/7), isyarat tersebut menandai situasi yang belum pernah dialami masyarakat Jepang di era modern.
Kaisar berusia 82 tahun, yang telah bertakhta selama 27 tahun itu berupaya keras memulihkan luka perang atas nama ayahnya di seluruh negara Asia yang terdampak.
Ia juga berperan penting mendekatkan kekaisaran dengan rakyat Jepang. Namun, Kaisar Akihito yang sempat mengalami masalah kesehatan beberapa tahun terakhir, menyampaikan niatannya itu ke Badan Urusan Rumah Tangga Kekaisaran, dan seperti dilaporkan NHK, niatan itu bakal direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan.
Meski begitu, pihak tersebut tidak menjelaskan alasan di balik keinginan sang kaisar. Badan pengurus kekaisaran juga belum dapat dimintai keterangan.
Kaisar Akihito yang lahir pada 1933 ialah putra mahkota Kaisar Hirohito, pemimpin Jepang dalam Perang Dunia (PD) II. Sementara itu, penerus kaisar saat ini ialah Putra Mahkota Naruhito, 56 tahun.
Akihito merayakan 70 tahun berakhirnya PD II dengan mengungkap 'penyesalan mendalam', dan sikap itu dinilai upaya menguatkan aksi menentang perang (pasifisme) yang tampaknya saat ini tengah terancam oleh pendukung nasionalis konservatif Jepang.
"Saat melihat masa lalu, dengan penyesalan mendalam, saya berdoa agar tragedi perang tak akan berulang, dan bersama dengan rakyat, saya menyampaikan duka mendalam untuk para korban dan pejuang yang gugur di medan perang," ungkapnya pada 70 tahun akhir PD II, 15 Agustus 2015 lalu.
Kaisar Akihito, dalam kesehariannya juga berprofesi sebagai ilmuwan, merupakan pewaris takhta pertama yang menikahi rakyat biasa. Ketentuan pascaperang menyatakan, kaisar ialah 'simbol negara dan kesatuan rakyat', dengan kekuasaan formal yang tidak begitu banyak.
Misi mendekatkan keluarga kaisar dengan rakyat merupakan upaya Kaisar Akihito membentuk citra 'monarki kelas menengah', demi melindungi pihak tersebut dari kritik keras yang kerap menimpa keluarga kerajaan lain di luar negeri. (Ant/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved