Anggota Komisi VI DPR Tolak Setop Ekspor Batu Bara ke Filipina

Irene Harty
13/7/2016 17:59
Anggota Komisi VI DPR Tolak Setop Ekspor Batu Bara ke Filipina
(ANTARA)

ANGGOTA Komisi VI DPR RI Bambang Haryo Soekartono secara tegas menolak penyetopan ekspor batu bara ke Filipina sebagai akibat dari penyanderaan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) oleh kelompok separatis Filipina.

"Dari kita harusnya TNI, Bakamla (Badan Keamanan Laut), sudah bertugas melindungi masyarakat ekonomi yang melakukan kegiatan di luar negeri atau internasional," ungkapnya di Jakarta, Rabu (13/7).

Seharusnya, kata dia, pihak militer dapat menjamin proses ekonomi tetap berjalan bukan dengan menghentikan kegiatan ekonomi. TNI atau Bakamla mesti kuat melindungi sehingga ekspor ke Filipina tidak mesti dikorbankan hanya karena takut penculikan.

"Apa susahnya, kita punya sekitar 500 ribu personel TNI, diikutkan dong dalam kapal yang mengangkut batu bara," lanjutnya.

Menurut Bambang, tidak ada gunanya untuk takut penculikan, jika perebutan kapal terjadi sama saja dengan merebut wilayah Indonesia dan TNI mesti siap untuk perang.

"Jadi saya enggak setuju dengan pengiriman batu bara dihentikan karena sangat menunjang ekonomi Indonesia," tandasnya. (Ire/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya