Lula Sebut Rousseff Berpeluang Lolos dari Pemakzulan

Basuki Eka Purnama
13/7/2016 06:55
Lula Sebut Rousseff Berpeluang Lolos dari Pemakzulan
(Mantan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva -- AFP PHOTO / Miguel Schincariol)

PRESIDEN Brasil yang statusnya tengah dibekukan Dilma Rousseff masih bisa lolos dari upaya pemakzulan. Hal itu dikatakan pendahulunya Luiz Inacio Lula da Silva, Selasa (12/7).

Lula, pemimpin sayap kiri Brasil dalam wawancara dengan Radio Jornal mengatakan bahwa Rousseff masih berpeluang lolos dari pemakzulan meski selama beberapa bulan terakhir desakan agar dia mengundurkan diri semakin menguat.

Sebelumnya, voting yang digelar di majelis rendah dan majelis tinggi sukses membuat Rousseff harus diadili atas tuduhan melanggar undang-undang anggaran pemerintah. Rousseff menuding aksi itu sebagai kudeta.

Namun, saat Senat melakukan voting terakhir pada 25-27 Agustus mendatang, mereka harus mendapatkan dua pertiga suara untuk menggulingkan Rousseff.

"Menggagalkan pemakzulan masih bisa dilakukan," ujar Lula yang menjabat presiden Brasil antara 2003 dan 2010.

Pria yang juga merupakan pendiri Partai Pekerja yang dipimpinnya selama 13 tahun mengatakan Rousseff hanya butuh dukungan dari sejumlah senator tambahan untuk mengamankan posisinya.

"Dia hanya butuh setidaknya enam suara," ujar Lula.

Sebanyak 54 dari 81 senator harus mendukung pemakzulan Rousseff. Jika itu terjadi, penjabat Presiden Brasil Michel Temer akan menjadi presiden hingga pemilu berikutnya pada 2018.

Jika voting itu gagal, Rousseff akan kembali menjadi presiden. Namun, posisi Rousseff sangat lemah mengingat warga brasil menudingnya bertanggung jawab atas resesi, korupsi, dan kerusuhan politik selama berbulan-bulan di 'Negeri Samba' itu. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya