Kerusuhan di Kashmir Tewaskan 15 Orang

Indah Hoesin
10/7/2016 18:19
Kerusuhan di Kashmir Tewaskan 15 Orang
(AFP/TAUSEEF MUSTAFA)

KORBAN tewas akibat kerusuhan yang terjadi di Kashmir, India meningkat menjadi 15 orang pada Minggu (10/7).

Sebelumnya kerusuhan terjadi pada Sabtu (9/7) setelah seorang pemimpin pemberontak tewas oleh pasukan pemerintah. Kerusuhan kembali berlanjut pada Minggu (10/7) meskipun jaringan telepon dan internet telah diputus di wilayah tersebut.

Pihak berwenang akhirnya memperpanjang jam malam yang ketat untuk seluruh lembah Kashmir, termasuk kota utama Srinagar untuk menghindari kerusuhan yang baru.

Menurut seorang petugas polisi, satu pengunjuk rasa tewas pada Minggu (10/7) ketika pasukan pemerintah menembaki penduduk yang marah karena pembatasan di wilayah Pulwama Selatan dan enam orang tewas di rumah sakit yang berbeda setelah semalaman dirawat akibat luka tembak pada Sabtu (9/7).

Sementara itu kerusuhan tersebut menyebabkan 96 polisi terluka, tiga kantor polisi terbakar dan tiga petugas polisi hilang.

Burhan Wani merupakan pemimpin kelompok pemerontak Hizbul Mujahideen (HM) yang tewas dalam baku tembak dengan pasukan pemrintah pada Jumat (8/7) malam waktu setempat.

Tewasnya Wani memicu demonstrasi dan kerusuhan antara pasukan pemerintah dengan penduduk yang marah atas pembunuhan di wilayah tersebut yang melukai 200 orang.

Kashmir telah diperebutkan India dan Pakistan sejak 1947. Kedua negara tersebut mengklaim Khasmir sebagai wilayahnya dan sebanyak sepuluh ribu orang yang kebanyakan penduduk sipil telah tewas dalam perebutan wilayah ini sejak 1989. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya