Britania Raya akan Miliki PM Perempuan Pertama Sejak Thatcher

Basuki Eka Purnama
08/7/2016 18:04
Britania Raya akan Miliki PM Perempuan Pertama Sejak Thatcher
(Theresa May (kiri) dan Andrea Leadsom---AFP/BEN STANSALL, Leon NEAL)

BRITANNIA Raya akan memilik perdana menteri perempuan pertama sejak Margaret Thatcher setelah Theresa May dan Andrea Leadsom keluar sebagai kandidat pemimpin yang akan memimpin negara itu keluar dari Uni Eropa.

"Siapa yang akan jadi Maggie berikutnya?" tulis Daily Mail di halaman depan mereka setelah May mendapatkan 199 suara dari 329 anggota parlemen Konservatif yang ambil bagian dalam pemilihan suara untuk memilih pemimpin partai sekaligus pemimpin Britania Raya yang baru.

Leadsom yang merupakan Menteri Muda Energi Britania Raya yang baru saja menjadi anggota parlemen pada 2010 mendapatkan 84 suara.

Perdana Menteri baru Britania Raya akan diumumkan pada 9 September dan akan memiliki tugas berat membawa Britania keluar dari Uni Eropa setelah referendum pada bulan lalu yang memutuskan untuk meninggalkan blok kerja sama Eropa itu.

May mendapatkan dukungan dari para anggota DPR. Namun, perdana menteri baru Britania Raya itu akan dipilih oleh 150 ribu anggota Partai Konservatif yang kemungkinan akan memilih sosok yang mendukung Brexit.

"Kita butuh kepemimpinan yang telah terbukti untuk menegosiasikan kesepakatan terbaik untuk meninggalkan Uni Eropa," ujar May yang mendukung kelompok Remain.

Adapun Leadsom yang namanya melambung karena kampanye agresifnya bagi kelompok Leave membantah ada implikasi ekonomi dari keputusan Brexit.

"Saya yakin masa depan Britania sangat cerah. Karenanya, kita harus bersatu," tegasnya. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya