Korut Pandang Sanksi AS untuk Kim Sebagai Deklarasi Perang

Basuki Eka Purnama
08/7/2016 13:12
Korut Pandang Sanksi AS untuk Kim Sebagai Deklarasi Perang
(AP/NKO)

KOREA Utara, Jumat (8/7), mengatakan bahwa sanksi baru Amerika Serikat yang ditujukan kepada Kim Jong-un sebagai deklarasi perang dan bersumpah akan melancarkan serangan balasan.

Kementerian Luar Negeri Korut menyebut langkah pemerintah AS itu merupakan sikap permusuhan paling buruk yang dilakukan 'Negeri Paman Sam' itu.

Washington, Rabu (6/7), menempatkan Kim dalam daftar hitam dan menyerukan agar pemimpin Korut itu bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukannya.

Sanksi AS itu merupakan yang pertama yang menyebut nama Kim serta yang pertama terkait pelanggaran HAM oleh Korut.

Dalam reaksi pertama mereka terkait langkah AS itu, Pyongyang mendesak Washington untuk menarik sanksi itu segera dan memperingatkan bahwa Korut akan segera memutuskan semua hubungan diplomatik antara kedua negara.

"AS berani menantang martabat pemimpin besar Korut, aksi yang seperti anak najing yang baru lahir melawan seekor singa," ungkap Korut dalam keterangan resmi mereka.

"Ini adalah sikap permusuhan terburuk dan deklarasi perang terhadap Korut."

"Kini, karena AS telah menyatakan perang dengan Korut, segala permasalahan hubungan kedua negara akan diselesaikan sesuai aturan perang," imbuh Pyongyang. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya