Banjir Bandang di Tiongkok, 181 Orang Hilang Atau Tewas

Basuki Eka Purnama
07/7/2016 19:07
Banjir Bandang di Tiongkok, 181 Orang Hilang Atau Tewas
(AP)

KETINGGIAN air banjir mulai menurun di kawasan tengah dan selatan Tiongkok, Kamis (7/7), setelah hujan lebat menyebabkan tanggul jebol sehingga banjir melanda sejumlah kota dan desa serta menyebabkan sedikitnya 181 orang hilang atau tewas,

Administrasi Meteorologi Tiongkok, Rabu (6/7) malam, mengatakan Kota Wuhan yang berpenduduk 8 juta orang dan berada di dekat Sungai Yangtze diguyur hujan dengan intensitas 57,6 centimeter.

Pejabat Kota Wuhan mengatakan sebanyak 14 orang tewas dan satu orang hilang. Sebanyak 170 ribu penduduk juga telah direlokasi dan lebih dari 80 ribu orang kini berada di pengungsian.

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang melakukan tur selama 30 jam ke Provinsi Anhui, Hunan, dan Hebei yang paling parah dilanda banjir. Dia meminta penjabat setempat untuk terus mengatasi banjir, mengamankan tanggul, serta warga setempat.

Adapun Presiden Tiongkok Xi Jinping memerintahkan militer dan polisi untuk membantu para korban bencana. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya