Penjagaan di Sekitar Masjid Nabawi Diperketat

Achmad Zulfikar Fazli
05/7/2016 06:03
Penjagaan di Sekitar Masjid Nabawi Diperketat
()

KEPOLISIAN di Madinah, Arab Saudi, memperketat penjagaan di sekitar Masjid Nabawi. Hal itu dilakukan menyusul adanya serangan bom yang meledak di sebuah lahan parkir di dekat Masjid Nabawi, Senin (4/7).

Salah seorang warga negara Indonesia di Madinah, Samad Marlan, mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya aksi serupa, petugas keamanan setempat menjaga seluruh ruas jalan di sekitaran Masjid Nabawi. Setiap orang yang akan masuk ke wilayah tersebut mendapatkan pemeriksaan yang ketat dari petugas.

"Semenjak kejadian langsung banyak petugas kemanan, polisi langsung memblokade segala penjuru. Bahkan di luar Masjdil Haram banyak yang diperiksa mobilnya," kata Samad saat dihubungi, Selasa (5/7).

Meski adanya penjagaan ketat, proses ibadah di Masjid Nabawi tetap berjalan normal. para jamaah tetap datang ke Masjid Nabawi untuk menunaikan salat Tahajud.

"Sekarang salat Tahajud masih berjalan normal tapi diperketat dari semua pintu masuk," ujar dia.

Samad menambahkan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah pun telah mengeluarkan imbauan kepada WNI di Madinah. KJRI meminta agar WNI waspada terhadap ancaman serangan bom.

"KJRI sudah mengimbau kepada WNI agar hati-hati dan waspada dengan adanya rentetan bom bunuh diri. WNI diimbau membawa dokumen (penting)," tambah dia.

Bom bunuh diri meledak di kota Madinah Arab Saudi, Senin (4/7), sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Bom meledak saat umat Muslim melaksanakan buka puasa.

Gambar yang beredar di media sosial menunjukkan asap hitam mengepul di dekat Masjid Nabawi.

Terdengar pula suara sirene ambulans yang cukup nyaring tengah mengangkut para penumpang. Sebuah gambar juga memperlihatkan seorang pria yang nampak mengalami luka bakar coba dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya