Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, berfokus pada pemberantasan kriminal, Wakil Presiden Leni Robredo menitikberatkan pemberdayaan manusia.
Robredo mencanangkan pemberantasan kelaparan, ketahanan pangan, jaminan kesehatan universal, pembangunan darah pinggiran, pendidikan, dan pemberdayaan manusia.
Meski fokus kerja mereka berbeda, Robredo mengatakan ia dan Duterte memiliki impian yang sama, terutama pada masyarakat miskin.
Selama 100 hari pertama masa jabatannya, Robredo menyatakan siap berkunjung ke pelosok desa (barangay) untuk mencari tahu permasalahan daerah itu.
Desa pertama yang akan disambanginya tak lain ialah kawasan Camarines Sur, tempat Robredo dilahirkan dan bersekolah.
Robredo mengaku, di masa-masa di Camarines Sur itu, ia banyak menyadari persoalan realitas sosial.
"Kami berharap bisa membawa kantor wakil presiden ke desa-desa. Dengan demikian, Anda akan merasakan kehadiran pemerintah," kata wanita lulusan program doktoral University of Nueva Caceres, Filipina, itu.
Guna mampu melayani masyarakat dan mencapai banyak hal dalam kurun waktu enam tahun, Robredo membutuhkan rasa kesatuan.
"Satu-satunya cara mencapai tujuan untuk negara kita ini ialah aksi kolektif. Buka pintu kantor wakil presiden kepada semua, tanpa memandang kasta, keyakinan atau partai," seru Robredo dalam pidato pelantikannya di Quezon, Kamis (30/6), seperti dikutip Philstar.com.
Hasil pemilihan umum Filipina 9 Mei lalu menunjukkan perempuan kelahiran 23 April 1964 itu berhasil mengungguli Ferdinand 'Bongbong' Marcos Jr, anak mendiang penguasa Filipina, Ferdinand Marcos.
Pelantikan Robredo berlangsung secara terpisah dengan pelantikan Duterte yang digelar di Istana Kepresidenan Malacanang pada hari yang sama.
"Saya sangat bersyukur saat ini karena Anda memberi kepercayaan kepada saya untuk melanjutkan perjalanan baru saya," tutur politikus Partai Liberal itu kepada para pendukungnya.
Pada kesempatan itu, Robredo juga mengatakan menerima jabatan ini dengan kerendahan hati dan rasa syukur.
Baginya, proses dalam melayani masyarakat merupakan berkah.
"Tidur di atas kapal dan mengendarai sepeda motor untuk mencapai lokasi yang ingin kita layani merupakan berkah yang besar bagi saya," imbuh Robredo.
Sebelum akhirnya duduk menjadi Wakil Presiden ke-14 Filipina, Robredo merupakan perwakilan wilayah ketiga dari Camarines Sur.
Ia juga sempat berprofesi sebagai pengacara dalam sektor terpinggirkan (marginal) sebagai anggota organisasi pengacara alternatif.
Duterte tidak memberikan posisi kabinet apa pun untuk Robredo karena khawatir akan menyakitkan sekutu Duterte, yakni Ferdinand Marcos Jr yang juga rival Robredo dalam pemilihan wakil presiden lalu.
Ferdinand Marcos Jr sempat dituding melakukan kecurangan dalam proses pemungutan suara.
"Yang membawa kita bersama sebagai bangsa jauh lebih kuat daripada apa yang menarik kita terpisah," katanya merujuk pada almarhum suaminya, mantan Menteri Dalam Negeri, Jesse Robredo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved