Bom Bunuh Diri Sasar Konsulat AS di Jeddah

AFP/Ths/I-2
05/7/2016 03:11
Bom Bunuh Diri Sasar Konsulat AS di Jeddah
(AFP/STRINGER)

SEORANG pengebom bunuh diri meledakkan diri di dekat konsulat Amerika Serikat di Kota Jeddah, Arab Saudi, kemarin dini hari waktu setempat.

Selain menewaskan pelaku, insiden itu juga melukai dua petugas keamanan.

Serangan ke Konsulat AS itu terjadi di tengah gelombang serangan bom yang diklaim kelompok Islamic State (IS), termasuk serangan bom bunuh diri di Baghdad, Minggu (3/7), yang menewaskan 200 orang, penyanderaan di Bangladesh, dan serangan di bandar udara Istanbul, Turki.

Sebelum terjadi ledakan, petugas keamanan mencurigai seorang pria yang berada di dekat tempat parkir Rumah Sakit Dr Faqeeh Suleiman, yang berada tepat di seberang kantor Konsulat AS.

"Saat petugas keamanan hendak melakukan pemeriksaan, pria tersebut meledakan diri di tempat parkir rumah sakit," demikian diungkapkan sumber dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Adapun dua petugas keamanan yang mendekati pria tersebut mengalami luka-luka dan tidak ada korban lain yang tewas selain pria yang melakukan bunuh diri tersebut.

Ledakan tersebut terjadi sesaat sebelum salat subuh dan bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan AS tanggal 4 Juli.

Di Washington, juru bicara Departemen Luar Negeri, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan, "Kami mendapat laporan bahwa ada ledakan di Jeddah dan saat ini sedang bekerja sama dengan pemerintah Saudi untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut," katanya.

Setelah ledakan tersebut, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab. Pada 2004, kantor konsulat AS di Jeddah itu pernah menjadi target serangan kelompok militan.

Akibat serangan itu, sembilan orang tewas.

Pada Maret tahun lalu, konsulat itu juga ditutup selama beberapa hari karena masalah keamanan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya