Tanah Longsor di Tiongkok, 23 Orang Tewas

Willy Haryono
04/7/2016 08:33
Tanah Longsor di Tiongkok, 23 Orang Tewas
(AFP PHOTO / STR)

SEDIKITNYA 23 orang tewas dan tujuh lainnya terluka setelah hujan deras memicu tanah longsor dahsyat di Provinsi Guizhou, Tiongkok, Minggu (3/7).

Material longsor menyapu beberapa rumah di Desa Pianpo, Dafang, setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras sejak Jumat (1/7).

Lebih dari 800 prajurit dan petugas menggali material tanah dengan dibantu ekskavator untuk mencari korban hilang.

Kantor berita Xinhua melaporkan sebanyak 30 orang terperangkap dalam tanah longsor di Guizhou. Semua korban hilang dan tewas sudah ditemukan tim petugas gabungan.

Seluruh upaya penyelamatan dan pencarian telah selesai dan rekonstruksi pascabencana sudah dimulai.

Tanah longsor di Guizhou melibatkan lebih dari 95 ribu meter kubik material lumpur dan bebatuan serta melanda area seluas 19 ribu meter per segi.

Dalam skala nasional, 133 kabupaten di 11 provinsi di Tiongkok--termasuk Hubei, Jiangsu dan Zhejiang--melaporkan terjadinya musibah banjir dan tanah longsor.

Saat ini, sekitar 120 ribu orang di Tiongkok kehilangan tempat tinggal dan 40 ribu lainnya membutuhkan bantuan darurat. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya