Menteri Keuangan Yunani Euclid Tsakalotos (kanan) berbincang dengan Managing Director IMF Christine Lagarde( AP/Michel Eule)
PERTEMUAN menteri keuangan negara-negara zona euro di Brussels, Belgia, ditunda tanpa keputusan akhir terkait dengan proposal reformasi ekonomi baru Yunani.
Masa depan Athena bergantung pada proposal itu karena menjadi syarat untuk mendapatkan bailout ketiga sebesar 80 miliar euro dari para kreditur.
Para menteri keuangan Eropa bertemu pada Sabtu (11/7) waktu setempat untuk mendiskusikan rencana penghematan terbaru Yunani.
Langkah yang menjadi bagian dari reformasi ekonomi itu sebagai konsesi untuk mendapatkan pinjaman dan bantuan dari pinjaman sebelumnya yang tidak bisa dibayar Yunani.
Para pejabat tinggi negara-negara zona euro diharapkan akan mengadakan pertemuan puncak kembali di Brussels pada Minggu (12/7) sore waktu setempat. Jika para pejabat tinggi Eropa tetap menolak proposal Yunani, negara itu amat mungkin tertendang dari zona euro.
Dalam sebuah pernyataan, Presiden Menteri-Menteri Keuangan Eurogroup Jeroen Dijsselbloem mengatakan pembiÂcaraan tidak selesai dan diskusi akan dilanjutkan pada Minggu (12/7) pukul 11.00 waktu setempat.
"Kami menjalani diskusi yang mendalam tentang proposal Yunani. Masalah kredibilitas dan kepercayaan dibahas dan juga, tentu saja, isu-isu keuangan. Namun, kami belum menyimpulkan diskusi kami," ungkapnya.
Secara terpisah, saat meninggalkan gedung Uni Eropa yang menjadi tempat berlangsungnya pertemuan, Menteri Keuangan Finlandia Alexander Stubb mengatakan kepada para wartawan bahwa diskusi-diskusi yang dilakukan 'berjalan dengan baik'.
Sulit Sebelumnya, sejumlah sumber pejabat Irlandia mengatakan semakin sulit untuk mencapai kesamaan pandangan saat pembicaraan antarmenteri keuangan 19 negara anggota berkembang. Dijsselbloem pun mengakuinya dengan mengatakan, "Masih sangat sulit, tapi peÂkerjaan masih dalam proses. Itu yang bisa saya katakan."
Perdana Menteri Malta Joseph Muscat memprediksi konferensi darurat terkait dengan nasib Yunani itu bakal memakan waktu yang lama.
"Penjelasan singkatnya, ini akan menjaÂdi hari yang panjang," ujarnya.
Para menteri zona euro tidak memberikan perincian konkret tentang pertemuan yang berlangsung 9 jam itu. Namun, sejumlah sumber menggambarkan adanya ketidaksamaan pandangan soal apakah Athena telah cukup meyakinkan dengan langkah-langkah penghematan mereka.
Proposal reformasi ekonomi itu, termaÂsuk kenaikan pajak dan reformasi dana pensiun, sama dengan yang ditolak rakyat Yunani dalam referendum.
Kreditur terbesar Yunani, Jerman, telah lama membangun sikap yang mensyaratkan Athena mengambil langkah-langkah penghematan yang ketat.
Padahal di sisi lainnya para pejabat ‘Negeri para Dewa’ tidak semuanya setuju dengan langkah-langkah penghematan.
Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schauble memandang rencana penghematan baru yang disetujui oleh parlemen Yunani tidak cukup memenuhi harapan.
Dalam sebuah dokumen yang terungkap selama pertemuan, kementerian keuangan Jerman sekali lagi menuntut komitmen yang lebih konkret dari Athena. (AFP/USA Today/I-2)