Rudal Taiwan Hantam Kapal Nelayan

02/7/2016 21:36
Rudal Taiwan Hantam Kapal Nelayan
(AFP PHOTO / NORBERTO DUARTE)

PRESIDEN Taiwan Tsai Ing-wen menyatakan duka cita mendalam kepada keluarga nelayan, yang tewas akibat kesalahan penembakan peluru kendali supersonik antikapal, yang menghantam kapal pencari ikan negara itu.

Presiden dari Partai Demokratik Progresif (DPP) itu menyatakan kesalahan maut peluncuran peluru kendali tersebut seharusnya tidak terjadi. Dalam pidatonya di bandar udara antarbangsa Taoyuan, Taiwan, seusai kembali dari kunjungan kerja sembilan hari ke Amerika Latin, Sabtu (2/7) Ing-wen menyatakan Taiwan menghadapi sejumlah tantangan dalam negeri saat dia berada di luar negeri berupa kekhilafan peluncuran peluru kendali pada Jumat (1/7).

Saat menyampaikan duka cita kepada keluarga Huang Wen-chung, dia sepakat dengan pernyataan istri Huang bahwa peristiwa tersebut seharusnya tidak terjadi.

Ing-wen berjanji bahwa pemerintah akan menangani dampak dari insiden tersebut dengan sikap penuh tanggung jawab.

Presiden Ing-wen merencanakan pemanggilan terhadap Dewan Keamanan Nasional (NSC) di Kantor Kepresidenan sesegera mungkin setelah kembali ke Taipei. Dia akan mendapat penjelasan dari para pejabat NSC dan Kementerian Pertahanan Nasional terkait kejadian tersebut.

Peluncuran rudal Hsiung Feng III yang dikembangkan Taiwan mengalami musibah saat diluncurkan dari kapal korvet Chinchiang berbobot mati 500 ton milik Angkatan Laut setempat dalam latihan di Pelabuhan Militer Zuoying, Kaohsiung, Taiwan selatan.

Dua menit setelah diluncurkan rudal tersebut menerjang satu kapal pencari ikan yang mengakibatkan tewasnya seorang kapten kapal dan melukai tiga anak buah kapal. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya