Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BRITANIA Raya tidak memiliki waktu berbulan-bulan untuk 'meditasi' terkait langkah berikutnya pascavoting Brexit. Hal itu ditegaskan Presiden Komisioner Eropa Jean-Claude Juncker, Selasa (28/6).
"Saya mendapat informasi bahwa (Perdana Menteri) David Cameron menginginkan waktu tambahan untuk bermeditasi," ungkap Juncker dalam konferensi pers selepas KTT Uni Eropa.
"Kami ingin Article 50 (dari Kesepakatan Lisabon yang secara formal mengungkapkan keinginan Britania Raya untuk meninggalkan UE) diberlakukan sesegera mungkin. Itu harus dipercepat. Kita tidak punya waktu berbulan-bulan, kita harus segera bertindak."
Juncker menambahkan, "Yang tidak saya mengerti adalah mereka yang ingin meninggalkan UE ternyata tidak mampu mengatakan kepada kita apa yang mereka inginkan."
"Saya pikir jika Anda ingin pergi, Anda akan mempunyai rencana, Anda akan memiliki proyek, dan Anda akan memiliki pandangan secara luas," ujarnya.
Juncker memperkirakan Britania Raya akan memberlakukan Article 50 saat pengganti Cameron ditunjuk pada 9 September.
"Jika seseorang dari pihak 'Remain' (bertahan di UE) menjadi Perdana Menteri Inggris, dia harus mengambil keputusan paling lambat dua pekan setelah penunjukkanya," kata Juncker.
"Jika Perdana Menteri Inggris berikutnya berasal dari 'Leave' (keluar dari UE), dia harus mengambil keputusan sehari setelah penunjukkannya." (AFP/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved