Editor Jurnal Partai Komunis Tiongkok Bunuh Diri

Thomas Harming Suwarta
28/6/2016 17:42
Editor Jurnal Partai Komunis Tiongkok Bunuh Diri
(AFP PHOTO / MANAN VATSYAYANA)

WAKIL Pemimpin Redaksi jurnal Partai Komunis Tiongkok Zhu Tiezhi, 56 bunuh diri di Garasi kantornya. Demikian dilaporkan media Tiongkok.

Diketahui, dia adalah seorang penulis esai terkenal tentang konsep-konsep partai di Jurnal tersebut yang bernama Qiushi. Mengutip seorang teman yang tidak disebutkan namanya, media Tiongkok, kelompok Caixin mengatakan ia mengalami tekanan akibat sengketa ideologis dalam beberapa tahun terakhir antara kelompok reformis dan akademisi konservatif yang semakin kencang.

Jika Partai Komunis Tiongkok sebagai penguasa pemerintahan tidak mampu memecahkan masalah-masalh yang konkret, maka "perdebatan ideologis akan menjadi omong kosong belaka dan berpotensi merusak kepercayaan pada partai, pemerintah dan tokoh-tokohnya,” tulis sebuah media.

Di bawah Presiden Xi Jinping, pihak berwenang telah memperketat ruang perdebatan baik di dalam partai maupun di masyarakat luas.

Zhu sendiri meyakini bahwa seorang intelektual harus menjaga integritas, memiliki inrependensi dalam berpikir. Tetapi faktanya hal tersebut tidak banyak diakomodasi dan mewajibkan semua pihak patuh pada garis kebijakan partai.

Dari laporan media Tiongkok di luar negeri, bunuh diri yang dilakukan Zhu punya kaitannya dengan Ling Jihua, mantan pembantu pendahulu Presiden Xi, yaitu Hu Jintao. Ling menghadapi tuduhan menerima suap dan memperoleh rahasia negara ilegal.

Jurnal Partai Komunis Tiongkok, Qiushi tempat Zhu bekerja menerbitkan sebuah artikel sebanyak 4000 kata yang ditulis oleh Ling pada bulan Desember 2014 yang memojokkan Xi. Ling diduga mungkin telah mempengaruhi Zhu untuk memublikasikan tulisan tersebut.

Menurut mereka biasanya jurnal tersebut sangat selektif. Selain itu, pengawas anti-korupsi Partai, pada bulan Oktober mengecam Qiushi untuk mekakukan sensor pada beberapa publikasi artikel yang menurut mereka mulai kendor. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya