HSBC Pecat Karyawan Beraksi ala IS

Donny Andhika A.M
08/7/2015 00:00
HSBC Pecat Karyawan Beraksi ala IS
( AFP/CHRISTOPHE SIMON)
HONG KONG and Shanghai Banking Corporation limited (HSBC) memecat enam karyawan mereka karena mengunggah sebuah video yang menirukan eksekusi mati kelompok Islamic State (IS), kemarin (Selasa, 7/7/2015).

Pihak bank menjelaskan video yang diunggah itu menjijikkan. "Kami mengambil keputusan untuk memecat individu yang terlibat. Ini merupakan sebuah video yang menjijikkan dan HSBC ingin meminta maaf karena orang-orang tersinggung," kata juru bicara pihak HSBC.

Karyawan merekam video berdurasi 8 detik tersebut di sela pelatihan internal HSBC di Kota Birmingham, Inggris. Menurut surat kabar The Sun, video tersebut kemudian diunggah di laman media sosial Instagram sebelum akhirnya dihapus.

Rekaman video menunjukkan seorang pria mengenakan baju berwarna oranye sedang berlutut. Sementara itu, lima orang rekannya memegang gantungan baju diibaratkan pisau yang seolah-olah bersiap untuk memenggal kepala korban.

Video tersebut dinilai mengingatkan pada eksekusi lebih dari 3.000 orang di Suriah. Kelompok IS selalu mengeksekusi sejumlah sandera dengan berpakaian jumpsuit oranye, termasuk pekerja bantuan sosial asal Inggris David Haines dan Alan Henning.

Kebijakan HSBC untuk memecat para staf yang terlibat dalam rekaman video dilakukan setelah serangkaian publisitas buruk yang dialami perusahaan perbankan yang berbasis di London, Inggris, itu. Sejumlah tuduhan seperti membantu klien kaya menghindari pajak juga sempat mendera HSBC.

Pada Juni lalu, HSBC juga mengumumkan rencana pemangkasan tenaga kerja global sebanyak 50 ribu orang. Di saat yang bersamaan, salah satu perbankan terbesar di dunia tersebut juga berencana keluar dari Brasil dan Turki serta merelokasi kantor pusat mereka kembali ke Asia dari London.(AFP/Fox/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya