UE Tetap Bersatu Tanpa Inggris

Indah Hoesin
24/6/2016 17:09
UE Tetap Bersatu Tanpa Inggris
(AFP PHOTO / JOHN THYS)

PRESIDEN Uni Eropa (UE) Donald Tusk mengatakan UE akan tetap bersatu meskipun Inggris telah memutuskan untuk keluar.

"Hari ini atas nama 27 pemimpin, Saya dapat mengatakan bahwa kami bertekad untuk menjaga persatuan sebagai 27 negara," ujar Tusk, Kamis (23/6).

Tusk juga mengatakan ini adalah momen bersejarah tapi yang pasti bukan momen untuk bereaksi secara histeris. Sebelumnya, 51,9 % penduduk Inggris memilih untuk keluar dari UE mengalahkan 48,1 % yang memilih untuk tetap. Hasil ini berbeda dari prediksi sebelumnya dan mengakibatkan gelombang kejutan di seluruh dunia termasuk para ahli dan pasar yang sama-sama terpukul.

Tusk yang awalnya mengingatkan bahwa keluarnya Inggris akan mengakhiri peradaban politik barat juga mengatakan dia ingin meyakinkan semua warga negara Eropa bahwa pemipin mereka mempersiapkan hal yang sama.

Tusk juga mengatakan tidak akan ada kekosongan hukum dan bahwa semua prosedur keluarnya Inggris akan tercatat jelas dalam perjanjian.

Sementara itu, 27 pemimpin negara anggota UE akan menggelar pertemuan informal di sela-sela pertemuan puncak pekan depan. Tusk akan mengusulkan memulai refleksi yang lebih luas dalam diri UE pada pertemuan tersebut.

Tusk juga terus menerus memperingatkan bahaya sentimen anti-UE karena dalam beberapa tahun ini sentimen Eurosceptic telah berkembang pesat yang sebagian besar menentang program penghematan yang diberlakukan Belgia.

Namun dalam penampilannya sebelum konferensi pers, Tusk menekankan bahwa tidak ada alasan untuk berputus asa meskipun mengakui beberapa tahun ke belakang adalah masa sulit dalam sejarah UE. "Apa yang tidak membunuhmu akan membuatmu kuat," ujar Tusk. (AFP/Ihs/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya