Jo Cox Dibunuh karena Pandangan Politiknya

Basuki Eka Purnama
22/6/2016 07:21
Jo Cox Dibunuh karena Pandangan Politiknya
(Jo Cox -- AP Photo/Yui Mok)

ANGGOTA parlemen Inggris Jo Cox khawatir terkait perdebatan soal referendum Uni Eropa dan dibunuh karena pandangan politiknya. Hal itu dikatakan suaminya Brendan Cox dalam sebuah wawancara, Selasa (21/6).

Jo Cox tewas setelah ditembak dan ditusuk saat dalam perjalanan menemui konstituennya pada pekan lalu. Pembunuhan itu menyebabkan kampanye menjelang voting terkait keanggotaan Inggris di Uni Eropa pada Kamis (23/6) dihentikan sementara.

"Dia adalah seorang politisi dan dia memiliki pandangan politik yang kuat. Saya yakin dia dibunuh karena pandangannya itu," ungkap Brendan Cox.

Cox bekerja untuk Oxfam sebelum menjadi politisi dan terkenal karena pandangannya yang pro-UE dan mendukung hak para pengungsi.

Di penampilan perdananya di pengadilan, pria yang didakwa membunuh Cox, Thomas Mair, menyebut bahwa namanya adalah "Kematian untuk para pengkhianat, kemerdekaan untuk Britania Raya". (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya