Kampanye Jelang Referendum Brexit Kembali Dilanjutkan

Thomas Harming Suwarta
19/6/2016 20:51
Kampanye Jelang Referendum Brexit Kembali Dilanjutkan
(AFP / BEN STANSALL)

MENYUSUL 3 hari masa berkabung pascaterbunuhnya anggota parlemen Jo Cox, yang selama ini giat berkampanye menentang Brexit, kampanye menjelang referendum kembali dilanjutkan, Minggu (19/6). Tersisa 4 hari lagi menjelang warga Inggris menentukan nasibnya apakah tetap bersama Uni Eropa atau keluar dari Uni Eropa.

Perdana Menteri Inggris David Cameron, yang ingin Inggris tetap bersama Uni Eropa, mengatakan Inggris tengah menghadapi pilihan eksistensial dalam sejarahnya.

Melanjutkan kampanyenya, Cameron mengatakan ekonomi Inggris tergantung pada keseimbangan, dengan perdagangan dan investasi. Apabila Inggris keluar dari Uni Eropa, maka kemungkinan besar akan terjadi resesi ekonomi dan akan menyebabkan Inggris "secara permanen miskin.

"Jika Anda tidak yakin, jangan mengambil risiko untuk meninggalkan. Jika Anda tidak tahu, jangan lalu pergi," tulisnya dalam The Sunday Telegraph.

"Jika kita meninggalkan dan dengan cepat berubah maka itu adalah sebuah kesalahan besar, dan tidak akan ada cara untuk mengubah pikiran kita untuk kembali lagi,” jelas Cameron.

Berdasarkan jajak pendapat sementara, baik kubu pro dan kontra Brexit sama-sama imbang 50:50. Kondisi ini tidak termasuk pemilih yang belum memutuskan. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya