Bubur Mama Sarah untuk Obama

AFP/Yanurisa Ananta/I-3
04/7/2015 00:00
Bubur Mama Sarah untuk Obama
(AFP/SIMON MAINA)
KUNJUNGAN kerja Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke kawasan Afrika kali ini dipastikan berbeda. Pasalnya, Obama akan disuguhi makanan khas Kenya dari tangan sang nenek, Mama Sarah.

Mama Sarah berjanji akan menghidangkan makanan berbahan utama ikan, ayam, dan bubur tradisional (pap) asli Afrika.

"Saya akan menyiapkan makanan untuk Barack pada kunjungannya. Saya juga akan menyiapkan semua makanan tradisional yang ada," ucap Mama Sarah dengan menggunakan bahasa Luo ketika singgah di Nairobi, Kenya.

Mama Sarah merupakan istri ketiga kakek Obama. Meskipun demikian, Obama tetap memanggilnya 'granny' (nenek). Bagi Mama Sarah, tidak ada yang berbeda dengan Obama antara sebelum dan setelah menjabat presiden AS.

Pangkat apa pun yang disandang Obama, apakah senator atau presiden sekalipun, tak berpengaruh dan mengubahnya. Yang pasti, Obama akan menerima dengan senang hati apa yang telah disiapkan Mama Sarah.

Obama patut berbangga hati memiliki Nenek Sarah. Pasalnya, di usianya yang memasuki 90 tahun, Mama Sarah masih tetap aktif mengurus organisasi yang bernama Mama Sarah Obama Foundation di Desa Kagalo. Namun, tentu padatnya jadwal kegiatan Mama Sarah tak sama dengan Obama. Meski demikian, padatnya jadwal orang nomor satu di AS itu tidak membuat Mama Sarah sungkan mengajak Obama berkunjung ke makam sang ayah di Desa Kogelo di daerah Siaya.

Mama Sarah sangat berharap Obama datang untuk memberikan penghormatan kepada ayahnya, Hussein Onyango Obama. Ayah Obama lahir dan beranjak dewasa di Desa Kogelo sebelum kuliah di luar negeri dan akhirnya bertemu dengan ibunda Obama di Hawaii. Jika kunjungan kali ini terealisasi pada akhir bulan ini, Obama telah mengunjungi Afrika keempat kalinya. Namun, sejak menyandang jabatan presiden AS, Obama untuk pertama kalinya datang ke kampung halamannya sejak 2009.

Kedatangan Obama ke Kenya diharapkan dapat menjadi angin segar di tengah maraknya tuduhan kejahatan kemanusiaan terhadap Presiden Kenya Uhuru Kenyatta atas perannya selama periode 2007-2008. Setelah berkunjung ke Kenya, menurut rencana Obama yang pernah bersekolah dasar di Menteng, Jakarta, Indonesia, melanjutkan perjalanan ke Ethiopia. Dia akan menjadi pemimpin pertama AS yang mengunjungi negara tersebut.

Di Addis Ababa, Ethiopia, selain bertemu dengan pemimpin Kenya, Obama akan mengujungi markas besar organisasi Uni Afrika (UA) yang beranggotakan 54 negara. Obama juga akan bertemu kepala negara Ethiopia serta para pemimpin Uni Afrika lainnya.

Pihak Gedung Putih melaporkan saat bertemu para pemimpin Afrika, Obama akan membahas upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat lembaga demokrasi, dan memperbaiki keamanan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya