Tubuh Bocah yang Diseret Buaya Ditemukan Utuh

(AFP/ths/I-1)
17/6/2016 01:10
Tubuh Bocah yang Diseret Buaya Ditemukan Utuh
(AFP/Joe Raedle)

TUBUH bocah laki-laki umur dua tahun yang sebelumnya diseret buaya di danau area Walt Disney World, Orlando, Florida, AS, akhirnya ditemukan utuh. Para penyelam menemukan mayat bocah malang tersebut di dasar danau. "Tubuhnya benar-benar utuh. Sekarang sedang dilalukan autopsi," kata Petugas Kepolisian Orange County Jerry Demings. Menurut dia, tubuh bayi yang diketahui bernama Lane Graves asal Nebraska tersebut ditemukan tidak jauh dari tempat dia diseret buaya, Rabu (13/6). "Kemungkinannya tenggelam kira-kira berjarak 10 atau 15 meter dari lokasi dia terseret di kedalaman 1,8 meter," jelas Demmings. Pascakejadian, kata dia, setidaknya lima buaya telah ditangkap dan sedang dianalisis. Di antara lima buaya tersebut, mungkin ada buaya yang menyerang Lane. Seorang saksi mata mengatakan mereka melihat Lane dan keluarganya bermain di tepi perairan resor.

Sementara itu, bocah laki-laki tersebut berada di dalam boks yang berjarak sekitar 20-30 meter dari tepi air. "Tidak ada tanda larangan untuk berenang di area tersebut, tapi pada saat itu tidak ada seorang pun yang tengah berada di perairan," ujar Demmings. "Ini Florida, dan tidak lazim bagi buaya untuk berada di dalam air," tambahnya. Ia menambahkan, "Disney memiliki sistem manajemen satwa liar dan mereka sudah bekerja keras untuk memastikan bahwa tamu yang datang tidak akan diganggu atau diserang," tambahnya. Meski demikian, setelah kejadian itu komisi satwa liar telah bekerja sama dengan pihak resor untuk meminimalisasi gangguan buaya, yang belakangan ini semakin ganas. Sebelum kejadian itu, ada 22 kasus serupa yang terjadi di Florida sejak 1948.

Kasus bayi yang diseret buaya itu makin mencoreng Kota Orlando, sebab beberapa hari sebelumnya terjadi insiden penembakan di sebuah klub gay yang menewaskan 50 orang di kota itu. Banyak orang khawatir industri pariwisata di kota itu mengalami pukulan. Menurut Visit Orlando, perhimpunan pariwisata resmi kota itu, dengan pariwisata menjadi industri andalan, kota itu telah menyambut 66 juta wisatawan pada 2015. Namun, anggota industri pariwisata lokal tetap optimistis. "Peristiwa langka ini tak akan pernah terjadi pada wisatawan normal," kata Kirk Shang, Manager Tur di Golden Horse Tourisme Agency.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya