Serpihan Egypt Air Kembali Titemukan

Indah Hoesin
16/6/2016 16:21
Serpihan Egypt Air Kembali Titemukan
(AFP PHOTO / Egyptian military spokesperson's facebook page)

BADAN Penyidik Mesir, Rabu (15/6) mengatakan serpihan kabin dari pesawat Egypt Air yang jatuh di laut mediteranian bulan lalu berhasil ditemukan. Serpihan tersebut ditemukan kapal milik Prancis "John Lethbridge" yang ikut dalam proses pencarian di beberapa tempat dengan menggunakan robot bawah air.

Sebelumnya pesawat Airbus A320 milik Egypt Air hilang kontak pada 19 Mei lalu dalam perjalanannya dari Paris, Prancis menuju Kairo, Mesir. Pesawat berpenumpang 66 orang tersebut diduga jatuh di antara Pulau Kreta, Yunani dan lepas pantai Mesir.

Senin (13/6) lalu, penyidik memperingatkan bahwa sinyal dari kotak hitam pesawat yang berisi rekaman data penerbangan dan suara kokpit memiliki daya baterai selama empat hingga lima minggu. Ini artinya kotak hitam akan berhenti mengirimkan sinyal pada akhir bulan ini.

Sebelum terjatuh, Badan Keselamatan Penerbangan Prancis (BEA) mengatakan pesawat mengirimkan pesan otomatis yang mengindikasikan adanya asap di kabin dan kegagalan pada kontrol penerbangan beberapa menit sebelum hilang dari radar yang membuat penyidik berhasil mempersempit pencarian.

Beberapa serpihan telah berhasil dikumpulkan dari laut mediterania sejak bulan lalu bersama dengan barang-barang penumpang namun belum ada potongan tubuh yang ditemukan hingga saat ini. Penyebab jatuhnya pesawat milik Mesir tersebut hingga saat ini masih belum diketahui meskipun dugaan serangan teror masih belum dikesampingkan.

Sebelumnya pesawat Rusia juga jatuh di Semenanjung Sinai, Mesir pada Oktober lalu dan menewaskan 224 orang. Kelompok Islam radikal (IS) mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. (AFP/Ihs/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya