Kopi Dipastikan tidak Sebabkan Kanker

Basuki Eka Purnama
16/6/2016 10:00
Kopi Dipastikan tidak Sebabkan Kanker
(MI/PANCA SYURKANI)

MINUMAN yang terlalu panas kemungkinan besar meningkatkan risiko kanker. Hal itu diungkapkan badan PBB Badan Internasional Penelitian atas Kanker (IARC), Rabu (15/6).

Kopi, yang sempat dipandang sebagai karsinogen, disebut aman jika dikonsumsi pada suhu normal. Teh dan mate, minuman herbal asal Amerika Selatan, juga menjadi berbahaya jika diminum saat suhunya di atas 65 derajat Celcius.

"Tidak peduli cairan apa yang diminum. Yang menjadi masalah adalah suhunya," ujar epidemiologis Dana Loomis.

Dengan 1,1 miliar cangkir kopi dikonsumsi warga dunia setiap harinya, industri kopi menyambut gembira minuman hitam itu dicabut dari daftar minuman yang diduga karsinogen.

"Hari ini, kita bisa menyeduh secangkir kopi dengan lebih percaya diri karena ilmu pengetahuan," ujar Bill Murray, presiden Asosiasi Kopi Nasional Amerika Serikat.

Institut Ilmiah Pengetahuan Soal Kopi mengatakan bahwa kopi biasanya dikonsumsi pada suhu di bawah 60 derajat Celcius.

"Penilian IARC bahwa minuman yang terlalu panas berarti tidak bisa diasosiasikan dengan konsumsi normal kopi," ungkap Sekretaris Jenderal institut tersebut Roel Vaessen.

IARC mengevaluasi seluruh literatur ilmiah yang ada, lebih dari 1.000 literatur ilmiah, termait kanker, kopi, dan minuman lainnya. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya