Taman Rekreasi Walt Disney Florida Tutup Setelah Bocah Diseret Buaya

Antara
15/6/2016 23:38
Taman Rekreasi Walt Disney Florida Tutup Setelah Bocah Diseret Buaya
(AP Photo/Phelan M. Ebenhack)

TEMPAT hiburan Walt Disney World di Florida menutup semua pantainya pada Rabu (15/6), saat polisi memburu tanda anak lelaki yang berusia dua tahun yang diseret buaya ke dalam sebuah laguna kendati ayahnya berusaha menyelamatkan dia.

Beberapa pejabat margasatwa menangkap dan menyuntik mati empat buaya dari laguna tersebut untuk memeriksa hewan itu guna menemukan jejak anak tersebut, setelah serangan pada Selasa (14/6) malam, tapi tak menemukan bukti semua buaya itu terlibat, kata Nick Wiley, Direktur Pelaksana Komisi Pelestarian Margasatwa dan Ikan Florida.

Tidak ada tanda 'dilarang berenang' di laguna tersebut, tapi buaya itu menyerang anak lelaki tersebut saat ia bermain di pinggir laguna, sementara keluarganya bersantai di pantai di dekatnya, kata Juru Bicara Sheriff Jeff Williamson dalam satu taklimat.

Ayah anak lelaki itu bergegas ke air setelah buaya tersebut menyerang dan berkutat untuk menyelamatkan anaknya dari gigitan buaya, kata Williamson. "Sang ayah berusaha sekuat tenaga," kata Williamson. "Ia berusaha menyelamatkan anaknya, tapi gagal."

Keluarga itu, yang sedang berlibur dari Nebraska, tidak disebutkan identitasnya. Disney telah menutup semua pantainya 'sebagai langkah pencegahan', kata CNN, sebagaimana diberitakan Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu malam.

CNN mengutip keterangan seorang juru bicara Disney. Sang ayah menderita luka ringan di lengannya dalam perjuangan menyelamatkan anaknya, kata Williamson. Pemerintah sebelumnya mengatakan ibu anak tersebut juga berusaha menyelamatkan putranya.

Seorang penjaga yang sedang bertugas di dekat laguna itu juga tak bisa menyelamatkan anak tersebut tepat pada watkunya. "Buaya itu berenang menjauh dengan menyeret anak tersebut," kata Williamson.

Puluhan wakil sheriff dan pejabat margasatwa mencari anak lelaki tersebut pada Rabu dan berencana menggunakan teknologi suara, helikopter, serta penyelam. Sheriff Jerry Demings mengatakan kepada wartawan hewan reptil tersebut diduga berukuran panjang 1,2 sampai 2 meter. Buaya tidak biasa di Seven Seas Lagoon, danau buatan mausia yang memiliki kedalaman 14 kaki, kata Wiley kepada wartawan.

Komisi Margasatwa bekerja sama dengan tempat pelancongan tersebut untuk menghilangkan 'buaya pengganggu' ketika mereka menerima laporan, kata Wiley.

Meskipun prevalensi buaya di air tawar di seluruh Florida, katanya, sangat jarang manusia diserang buaya.

Williamson menyatakan para pencari telah terhambat gelapnya cuaca malam dan air laguna yang keruh. "Kami akan terus mencari sampai kami menemukan sesuatu," katanya.

Seorang wanita juru bicara Walt Disney Resort mengatakan semua orang di sana terkejut oleh peristiwa tragis itu. "Doa kami bersama keluarga tersebut dan kami akan membantu keluarga itu," katanya.

Peristiwa serangan buaya tersebut terjadi saat daerah Orlando baru saja menghadapi serangan seorang pria bersenjata, yang menewaskan 49 orang di satu klub malam pada Ahad (12/6).

Pada 28 Mei, seorang bocah lelaki yang berusia tiga tahun jatuh ke dalam kandang gorila di Cincinnati Zoo, sehingga penjaga kebun binatang membunuh gorila itu untuk melindungi anak tersebut. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya