Milisi IS Kabur Bersama Warga Sipil

15/6/2016 02:40
Milisi IS Kabur Bersama Warga Sipil
(AFP/AHMAD AL-RUBAYE)

ANGGOTA kelompok Islamic State (IS) diduga kabur meninggalkan Kota Fallujah, Provinsi Anbar, Irak, dengan membaur bersama warga sipil yang meninggalkan kota tersebut. Pesawat tempur pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara pertama ke basis IS di wilayah utara Irak. Upaya militer Irak yang di bantu milisi Syiah dan pasukan koalisi itu untuk merebut Fallujah dari tangan IS cukup sukses. Lebih dari 500 anggota IS diklaim telah ditangkap saat mencoba membaur dengan warga sipil.

“Kami telah menangkap 546 tersangka teroris yang melarikan diri dengan memanfaatkan pergerakan keluarga pengungsi selama dua minggu terakhir,” ujar Hadi Rzayej, Kepala Polisi Provinsi Anbar. “Banyak dari mereka menggunakan tanda pengenal palsu,” tambahnya. Untuk mengetahui anggota IS atau bukan, militer Irak menyeleksi warga sipil dengan memisahkan anak-anak dan orang dewasa. Beberapa orang di antaranya dilepaskan setelah beberapa jam diperiksa, sedangkan yang lainnya harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga pekan lalu, sekitar 50 ribu warga sipil masih terjebak di tengah Kota Fallujah yang merupakan basis terakhir kelompok IS. Kota Fal lujah berada sekitar 50 km sebelah barat Kota Baghdad. Sebelumnya pada Sabtu (11/6) lalu, pasukan Irak membuka jalur ke barat daya Kota Fallujah yang memberikan akses bagi ribuan warga sipil yang melarikan diri dari IS. Saat ini, pasukan Irak juga tengah bekerja membuka jalur aman kedua. Pada Senin (13/6), Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Irak, Lisa Grande, mengatakan lebih dari 7.000 orang telah me larikan diri dari Fallujah dalam beberapa hari terakhir menggunakan jalur yang dibuat pasukan Irak.

Namun, menurut penasihat media Dewan Pengungsi Nor wegia, Karl Schembri, gelombang penduduk sipil yang melarikan diri melalui koridor dan melewati persimpangan Al-Salam menuju barat daya kota, Senin (13/6) lalu, mengalami penurunan. Namun, jumlah warga yang melarikan masih cukup besar. Selasa (14/6), lebih dari 2.600 warga sipil baru tiba di kamp peng ungsian yang ke banyakan berasal dari pinggiran kota. Berbeda dengan di kota lain, para pejuang IS telah
me ninggalkan Kota Ramadi dan Tikrit saat pasukan pemerintah menyerbu dengan di bantu pasukan koalisi dan milisi Syiah.

Namun, anggota kelompok IS dari Fallujah sulit melarikan diri. Kini sekitar 1.000 hingga 2.000 anggota IS masih bertahan untuk memperjuang kan Kota Fallujah. Di utara Irak, helikopter Apache milik AS melakukan serangan udara pertama kali di dekat Qayyarah, selatan Mosul, untuk membantu militer Irak. Menteri Pertahanan AS Ashton Carter mengatakan AS meminjamkan helikopter Apache untuk pasukan Irak. (AFP/Ihs/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya