FBI: Pelaku Serangan Kelab Gay Orlando Seorang Radikal

Thomas Harming Suwarta
14/6/2016 19:48
FBI: Pelaku Serangan Kelab Gay Orlando Seorang Radikal
(AFP PHOTO / FREDERIC J. BROWN)

OMAR Mateen, 29, warga AS yang melakukan serangan yang menewaskan puluhan orang di sebuah kelab malam kaum gay di Orlando, Florida, Amerika Serikat diyakini FBI sebagai seorang radikal yang cenderung berpihak pada gerakan kelompok radikal islam.

FBI menegaskan, dalam serangan teror mematikan yang merupakan serangan teror terburuk sejak peristiwa 9/11 di Amerika Serikat tidak ditemukan indikasi bahwa serangan tersebut dikoordinasikan dari luar negeri. Meskipun kelompok ISIS mengklaim bahwa Mateen merupakan salah satu pejuang mereka di Amerika.

Direktur FBI James Comey mengatakan agen-agennya sampai sejauh ini belum menemukan bukti bahwa serangan tersebut diarahkan dari luar Amerika Serikat. “Kami melihat tidak ada indikasi bahwa dia adalah bagian dari jaringan-jaringan kelompok radikal yang ada di dunia,” jelasnya.

Mereka hanya menilai Mateen adalah serigala yang melakukan serangannya karena terinspirasi gerak propaganda kelompok radikal Islam. FBI melihat ada dugaan cukup kuat, Mateen masuk dalam fanatisme anti gay.

Di sisi lain, Presiden Barack Obama telah meminta kongres untuk meloloskan peraturan pengetatan penjualan senjata supaya kejadian seperti yang terjadi di Orlando ini dapat terhindarkan. Sebab dalam catatan FBI, Mateen tidak masuk daftar pantau terkait terorisme dan berhak secara legal memegang lisensi senjata api, menurut catatan negara bagian Florida.

Terungkap bahwa Mateen telah bekerja sebagai petugas keamanan bersenjata sebuah keamanan sejak 2007. Mateen lahir di New York dari orang tua asal Afghanistan tetapi pindah ke Fort Pierce, sebuah kota kecil sekitar dua jam perjalanan di selatan Orlando. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya