AS Buka Kembali Kedubes di Gambia

Basuki Eka Purnama
14/6/2016 07:30
AS Buka Kembali Kedubes di Gambia
(jollofnews.com)

KEDUTAAN besar Amerika Serikat di Banjul, Senin (13/6), kembali menggelar kegiatan normal setelah pemerintah Gambia kembali memerintah polisi yang mereka tarik pada pekan lalu untuk kembali menjaga kantor tersebut.

Kedubes AS itu ditutup kecuali untuk kebutuhan penting pada Kamis (9/6) setelah pasukan penjaga ditarik dan Washington kemudian memprotes keputusan pemerintah Gambia itu.

Tidak diketahui alasan pemerintahan Presiden Yahya Jammeh menarik penjaga di Kedubes AS. Namun, hal itu diduga terkait kritik pemerintah AS atas pelanggaran HAM di negara itu.

Pada Minggu (12/6), Kedubes AS di Banjul lewat laman Facebook mereka mengumumkan bahwa mereka akan beroperas normal pada Senin (13/6). Pada Senin (13/6), pasukan khusus Police Intervention Unit telah mengawal kantor itu.

Perselisihan antara pemerintah AS dan Gambia berawal setelah pemerintah Gambia menangkap dan mendakwa seorang warga negara AS yang tengah mengunjungi keluarganya. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya