Dunia Kecam Aksi Pembantaian di Klub Gay AS

Basuki Eka Purnama
13/6/2016 07:09
Dunia Kecam Aksi Pembantaian di Klub Gay AS
(AP Photo/Alan Diaz)

PRESIDEN Amerika Serikat Barack Obama dan Paus Fransiskus, Minggu (12/6), memimpin kecaman terhadap aksi seorang bersenjata yang melepaskan tembakan di sebuah klub gay di Florida sehingga menyebabkan sedikitnya 50 orang tewas.

Paus menyebut aksi pembunuhan massal itu sebagai aksi kebencian yang tidak berperikemanusiaan. Adapun Obama mendeskrisikan aksi itu sebagai aksi teror dan aksi penuh kebencian.

Aksi kekerasan dimana seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah klub malam yang penuh sesak di Orlando, Florida itu adalah yang terburuk sepanjang sejarah AS.

Pemimpin negara yang diguncang aksi teror, beberapa waktu terakhir, termasuk Prancis dan Belgia, adalah yang pertama menyatakan solidaritas dengan AS.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengirimkan belasungkawa untuk keluarga korban saat pemerintah AS mengidentifikasi pelaku penyerangan itu adalah Omar Mateen, warga AS keturunan Afghanistan berusia 29 tahun.

FBI mengklaim Mateen telah menyatakan dukungannya untuk kelompok ekstremis Islamic State sebelum melakukan aksi pembantaian yang menewaskan 50 orang itu.

"Saya dengan tegas mengutuk serangan mengerikan di #Orlando #Florida #USA. Tidak ada yang bisa membenarkan pembunuhan warga sipil," cuit Presiden Ghani.

Bereaksi atas aksi penembakan kali ini, Obama menyebut FBI menyelidiki kasus ini sebagai aksi terorisme. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya