Aquino Minta Rakyat Filipina Waspada

Indah Hoesin
12/6/2016 19:15
Aquino Minta Rakyat Filipina Waspada
(AFP / NOEL CELIS)

PRESIDEN Filipina, Benigno Aquino kemarin (12/6) meminta rakyatnya untuk melawan upaya perampasan kebebasan dari mereka dan mencegah terulangnya kembali situasi seperti ketika diktator Ferdinand Marcos memimpin selama 20 tahun.

"Mari kita ingat bahwa beberapa waktu yang lalu, pemerintah Filipina menjadi pihak yang menekan kebebasan rakyat dan jika tidak waspada maka akan terjadi kembali," ujar Aquino

Pidato Aquino dalam peringatan kemerdekaan ke-118 tersebut dilakukannya sebelum menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada presiden terpilih, Rodrigo Duterte 30 Juni mendatang.

Duterte yang memenangkan pemilu bulan lalu bersumpah akan membunuh puluhan ribu penjahat untuk meredam kejahatan yang merajalela di Filipina dan akan memberikan penghargaan bagi polisi atau penduduk sipil yang berhasil membunuh pengedar narkoba.

Duterte memberi janji untuk mengakhiri kejahatan dalam waktu enam bulan dari masa kepresidenannya dengan memerintahkan pasukan keamanan membunuh puluhan ribu yang diduga penjahat dan meminta maaf jika dirinya sendiri ditemukan bersalah atas pembunuhan massal.

Sebelumnya Duterte dituduh telah menjalankan kelompok vigilante yang telah menewaskan lebih dari 1.000 tersangka kriminal di kota Davao, tempat dirinya sebelumnya menjabat sebagai walikota. Duterte juga telah memperingatkan bahwa akan menutup Kongres dan mendirikan sebuah pemerintahan revolusioner jika anggota parlemen tidak mendukung kebijakannya.

"Sekarang kita sedang memasuki babak baru dalam sejarah kita. janganlah kita lupa kebebasan yang harus dijaga dan dipelihara. Kita harus berusaha untuk mencapai dan memperjuangkan segala hal yang penting," kata Aquino. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya