Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Inggris, David Cameron, menyerukan warta agar Inggris memilih tetap menjadi bagian dari Uni Eropa (UE). Seruan itu disampaikan Cameron ketika menghadapi Nigel Farage, seorang tokoh pendukung Inggris keluar UE atau 'Brexit' pada sebuah acara televisi, dua minggu sebelum referendum digelar. Di tengah tuntutan untuk mencari terobosan, Cameron menentang visi 'Inggris kecil' versi Farage dan memainkan kartu patriotisme dengan mengatakan pemilihan 23 Juni mendatang akan berarti 'berhenti'. "Dan saya pikir kita bukan orang yang mudah menyerah," tegasnya. Cameron mengungkapkan kekhawatiran jika Inggris keluar dari blok tersebut, saat tampil untuk program yang disiarkan ITV.
Meskipun kinerja Cameron cemerlang, ia kerap menghadapi pertanyaan sulit terkait dengan tingginya jumlah imigran dari Uni Eropa ke Inggris. Itu akhirnya menjadi senjata yang digunakan kelompok pro-Brexit selama kampanye berlangsung. Sementara itu, Farage yang merupakan pemimpin kelompok pro-Brexit menentang Kepala Komisi UE, Jean-Claude Juncker, dengan mengacungkan paspornya sendiri ketika berdebat terkait dengan kontrol kuat di perbatasan. "Kami Inggris, kami lebih baik daripada itu. Kami tidak akan direndahkan siapa pun, tidak sedikit yang tidak terpilih, meskipun menarik sekalipun, Jean-Claude Juncker," seru Farage.
Farage sebenarnya bukan bagian resmi dari kampanye kelompok pro-Brexit, tapi ia mencolok setelah gencar mengeluarkan pernytaan untuk mengurangi jumlah imigran di Inggris. Cameron dan Farage tidak berdebat secara langsung selama acara, meskipun keduanya menghabiskan setengah jam sendiri untuk menghadapi pertanyaan dari penonton. Acara TV tersebut menjadi perlawanan balik kelompok pro-UE pimpinan Cameron yang menggelar konferensi pers dan memperingatkan para pemilih untuk tidak percaya 'kebohongan' dan 'omong kosong' yang disampaikan kelompok pro-Brexit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved