Thailand Berhasil Kurangi Penularan HIV Pada Bayi

Yanurisa Ananta
08/6/2016 20:49
Thailand Berhasil Kurangi Penularan HIV Pada Bayi
(AFP/Justin Sullivan/Getty Images)

BADAN Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (8/6) melaporkan Thailand menjadi negara pertama yang berhasil mengurangi penularan human immunodeficiency virus (HIV) dari ibu pada bayi.

Sejak 2000 Thailand menyediakan obat antiretroviral dan proses pemindaian virus gratis kepada ibu hamil. Hasilnya, jumlah bayi tertular HIV menurun dari 1.000 bayi tahun 2000 menjadi hanya 85 bayi pada 2015.

“Kemajuan Thailand menunjukkan berapa banyak yang dapat dicapai ketika ilmu pengetahuan dan obat-obatan didukung oleh komitmen politik yang berkelanjutan," kata Direktur Eksekutif UNAIDS Michel Sidibe dalam sebuah pernyataan.

Asupan obat antiretroviral selama kehamilan diyakini mengurangi risiko penularan pada bayi lebih dari 1%. Sebaliknya, jika tidak ditangani ibu dengan HIV berisiko 15%-45% menularkan virus ke bayi selama kehamilan, kelahiran atau menyusui.

Kendati demikian, antiretroviral tidak 100% efektif. Di sisi lain, PBB memperkirakan masih ada 500.000 orang di Thailand mengidap HIV. Menteri Kesehatan Publik Thailand Piyasakol Sakolsatayadorn mengatakan tantangan selanjutnya bagaimana cara mempertahankan keberhasilan ini.

“Masih ada tantangannya, bagaimana cara membuat keberhasilan ini berkelanjutan,” imbuh dia.

Thailand merupakan negara di Asia dengan pengidap HIV terbesar seiring dengan maraknya perdagangan seks. Pada tahun 1990 jumlah pengidap HIV mencapai 100.000 orang di mana tiga tahun kemudian angka tersebut berlipat menjadi lebih dari satu juta orang. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya