Kisah Flamingo Bertungkai Palsu

MI
26/6/2015 00:00
Kisah Flamingo Bertungkai Palsu
(AP)
SEBULAN lalu, kaki kiri seekor flamingo Cile atau Phoenicopterus chilensis di Kebun Binatang Sorocaba, Brasil, patah. Tidak ada yang tahu kenapa kaki burung berwarna merah muda itu bisa patah begitu.

"Mungkin salah satu flamingo yang tinggal di kandang yang sama menubruk dia atau dia diserang salah satu flamingo yang memang sifatnya agresif dan teritorial," ucap dokter hewan di Kebun Binatang Sorocaba, Andre Costa.

Apa pun penyebab patah kakinya, lanjut Costa, sudah jelas, si flamingo nahas yang berusia enam tahun itu bakal sulit bertahan hidup hanya dengan satu kaki.

Karenanya, pihak kebun binatang memutuskan untuk menyelamatkan nyawa si flamingo dengan memberi binatang itu kaki palsu.

"Kami putuskan untuk mengamputasi kaki kirinya untuk mencegah terjadinya infeksi, juga menghindarkan supaya infeksinya tidak menyebar. Jika infeksi itu menyebar, dia pasti mati. Lalu kami pasangkan kaki prostetik," jelas Costa.

Costa lantas memimpin operasi amputasi dan pemasangan kaki palsu pada si flamingo, pekan lalu.

Kaki palsu flamingo itu dibuat dari bahan karbon dengan ukuran panjang 17 cm. Tungkai itu didonasikan oleh produsen anggota tubuh prostetik setempat.

Hanya dalam hitungan hari, flamingo itu tampaknya mampu beradaptasi secara baik dengan kaki barunya. Dia terlihat bisa menekukkan kaki palsunya, sedangkan kaki satunya menopang badan--pose klasik yang biasa dilakukan seekor flamingo.

Menurut para petugas kebun binatang, itu mungkin kali pertamanya di dunia seekor flamingo menggunakan kaki prostetik.

Meski si flamingo terlihat baik-baik saja dengan kaki palsunya, kata Costa, proses pemulihan si flamingo belum tuntas.

Hingga kemarin, si flamingo masih dipisahkan dari 28 flamingo lain yang dipelihara di kebun binatang. Flamingo berkaki palsu akan dikembalikan ke kelompoknya secara bertahap, tidak bisa serta-merta.

"Flamingo-flamingo lain bisa saja memandang kaki prostetik itu sebagai benda asing yang harus diserang. Mereka mungkin menjauhi si flamingo berkaki palsu atau sebaliknya, mereka bisa saja menyerang dia, bahkan membunuhnya," jelas Costa.

Flamingo Cile termasuk jenis burung flamingo berukuran besar dengan tinggi bisa mencapai 110-130 cm. Habitat aslinya mencakup wilayah Amerika Selatan, dari Ekuador dan Peru hingga Cile dan Argentina, juga Brasil sebelah timur. (AP/Wendy Mehari Utami/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya