Tuntut Transparansi, Puluhan Aktivis Vietnam Ditangkap

Yanurisa Ananta
05/6/2016 20:45
Tuntut Transparansi, Puluhan Aktivis Vietnam Ditangkap
(AFP/POOL/HOANG DINH NAM)

BELASAN aktivis ditahan otoritas di dua kota terbesar Vietnam, Minggu (5/6), setelah mencoba menggelar unjuk rasa menuntut transparansi pemerintah terkait banyaknya ikan-ikan yang mati secara misterius di perairan Vietnam.

Sebanyak 30 orang lainnya ditangkap setelah berdemonstrasi di depan gereja Katedral, Hanoi.

Berton-ton ikan dan biota laut lainnya mulai mati di tepi pantai pusat Vietnam, dua bulan lalu. Namun, hal serupa kembali terjadi dua hingga tiga minggu terakhir. Diduga perusahaan pabrik baja milik konglomerat Taiwan, Formosa, menjadi penyebab kematian ikan-ikan tersebut.

Jalan-jalan utama Hanoi dan Ho Chi Minh City terpantau sepi, Minggu (5/6), dijaga oleh pasukan keamanan.

Aktivis menggunakan akun media sosial mengabadikan detik-detik penangkapan aktivis. Mereka mengatakan beberapa di antara mereka ditangkap sebelum atau saat bergabung dengan unjuk rasa.

Sejak unjuk rasa merebak, otoritas kerap menghadang aktivis, sejumlah aktivis dijadikan tahanan rumah dan jaringan Facebook tidak bisa digunakan di Vietnam, Sabtu (4/6).

Petugas petugas kemanan terpantau tengah menangani seorang aktivis di Hanoi. Sejumlah aktivis membawa kertas yang bertuliskan ‘Ikan Mati, Rakyat Mati’ dan ‘No Formosa’.

Kegeraman rakyat Vietnam mulai muncul saat pengusaha-pengusaha asal Tiongkok mulai tampak memiliki kepentingan bisnis di negara pemerintahan partai Komunis tersebut.

“Pemerintah Vietnam harus melakukan investigasi untuk menguak apa penyebab kematian ikan-ikan tersebut, bukan malah menekan upaya rakyat yang meminta jawaban dan tanggung jawab,” kata Phil Robertson dari Human Rights Watch.

Menanggapi hal itu, pemerintah Vietnam melalui seorang pejabat pemerintahan Mai Tien Dung mengatakan tim penyelidik sudah mendapat kesimpulan penyebab insiden kematian ikan-ikan itu.

Namun, pihaknya belum bisa membuka informasi secara utuh sebelum konsultasi independen dari pakar domestik dan asing tuntas.

Penangkapan ikan dan industri pariwisata di pusat Vietnam telah menjadi penyebab kematian hewan-hewan laut selama ini. Pemerintah Vietnam justru mentolerir tindak korupsi dan menindak keras protes terkait lingkungan. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya