Bocah yang Hilang itu Akhirnya Ditemukan

AFP/Thomas Harming Suwarta/I-1
04/6/2016 02:01
Bocah yang Hilang itu Akhirnya Ditemukan
(AFP/Minamioshima Fire Department)

"SAYA lapar," begitu kata-kata pertama yang keluar dari mulut Yamato Tanooka, bocah berusia 7 tahun yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Setelah kurang lebih sepekan dinyatakan hilang, kemarin, anak laki-laki itu ditemukan berada di sebuah pondok milik pangkalan militer Jepang di Hokkaido, yang letaknya 5,5 kilometer dari tempat dia terakhir kali terlihat.

Menurut keterangan seorang pejabat Angkatan Bela Diri Jepang yang berada di pangkalan militer itu, ia menemukan Yamato dalam sebuah pondok.

"Saat pintu dibuka anak itu memperkenalkan dirinya sebagai Yamato Tanooka," kata juru bicara Angkatan Bela Diri, Manabu Takehara.

Menurut dia, saat ditemukan anak tersebut mengaku lapar sehingga langsung diberi makanan dan minuman.

Seperti diwartakan sebelumnya, Yamato dan kakaknya berlibur bersama dengan kedua orangtua mereka ke sebuah daerah pegunungan di Hokkaido, Jepang, pada Sabtu (28/5) lalu.

Namun, sesampainya di sana, bocah berusia tujuh tahun itu berulah.

Dia ngambek dan melempari mobil orangtuanya dengan batu.

Karena melihat ulah putra mereka itu, kedua orangtua Yamato marah.

Mereka lantas pergi bersama kakak perempuan Yamato dan membiarkan bocah itu seorang diri di hutan.

Setelah kurang lebih 500 meter berkendara, ayah Yamato tidak tega dan memutar lagi mobilnya untuk menjemput putranya.

Namun, sesampai di lokasi, ternyata Yamato sudah tidak ada di tempat.

Setelah mencari ke sana-sini, orangtua Yamato akhirnya meminta bantuan polisi.

Kepada polisi, mereka awalnya mengakui bocah itu tersesat.

Namun, mereka akhirnya mengaku sengaja meninggalkan anak itu di hutan sebagai bentuk hukuman.

Dalam jumpa pers, kemarin, sang ayah, Takayuki Tanooka, tampak sangat menyesal.

"Saya minta maaf kepada orang-orang di sekolahnya, orang-orang yang terlibat dalam operasi penyelamatan. Terima kasih saya untuk mereka," kata sang ayah.

Takayuki juga meminta maaf kepada anaknya.

"Saya sangat menyesal telah membuat kamu menderita seperti ini. Ayah minta maaf dan sangat menyesal," katanya, yang hanya ditanggapi anggukan kecil dari sang anak.

Meski sekilas kondisinya baik, Yamato tetap dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan secara lengkap.

Selama di hutan, Yamato mengaku meminum air kran yang ada di luar pondok dan tidur di sana.

Oleh media Jepang, penemuan Yamato langsung menjadi perhatian besar.

'Wow, dia ditemukan!' Ken Noguchi, seorang pendaki gunung terkenal dalam cuitannya di Twitter menulis, "Jika dia mampu bertahan hidup seorang diri, itu mukjizat yang luar biasa."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya