Bencana Banjir Memburuk, Museum Louvre Paris Ditutup

Haufan Hasyim Salengke
03/6/2016 20:18
Bencana Banjir Memburuk, Museum Louvre Paris Ditutup
(AP)

MUSEUM yang paling banyak dikunjungi di dunia, Louvre dan Musee d'Orsay di Paris, terpaksa ditutup untuk publik, Jumat (3/6), di tengah semakin memburuknya bencana banjir yang melanda Prancis yang dipicu oleh hujan deras.

"Kami berencana pergi ke Louvre hari ini, dan kami akan makan malam di kapal pesiar, dan kedua rencana itu terpaksa dibatalkan," kata wisatawan asal Boston, Amerika Serikat, Elle Yarborough. "Ini pengalaman yang buruk, tapi kami masih senang berada di Paris," tukasnya.

Intensites hujan yang tinggi menyebabkan ketinggian air di Sungai Seine mencapai level tertinggi dalam tiga dekade atau 5 meter di atas kondisi normal. Selain Louvre, pemerintah juga menutup Museum Musee d'Orsay.

Sejauh ini, terdata 14 orang meninggal dunia akibat bencana banjir yang melanda sejumlah negara Eropa. Banyak warga yang terjebak di rumah mereka dan tim penyelamat terpaksa mendayung sekoci ke jalan-jalan yang telah berubah menjadi sungai.

Seorang pria yang tengah menunggang kuda meninggal, Kamis (2/6), setelah ia disapu oleh arus sungai di Evry-Gregy-sur-Yerre, tenggara Paris.

Untuk menghindari risiko terburuk, lalu lintas kapal telah dilarang di ibu kota dan jalur kereta regional yang membentang di sepanjang Seine telah ditangguhkan. Lebih dari 20.000 orang telah dievakuasi di Prancis sejak akhir pekan dan sekitar 19.000 rumah mengalami pemadaman listrik.

Pejabat lokal di daerah Nassogne mengatakan sebanyak 10 orang lainnya tewas di Jerman, dua di Rumania, dan seorang penjaga ternak lebah di Belgia.

Menteri Lingkungan Prancis Segolene Royal mengatakan dia khawatir akan banyak mayat yang ditemukan ketika air mulai surut di desa-desa di tengah Perancis, yang beberapa di antaranya telah mengalami banjir terburuk dalam satu abad.

Di Paris, para pejabat telah membangun media penghambat banjir darurat di sepanjang Sungai Seine yang melaui Louvre. Museum Musee d'Orsay dan Louvre, yang dikunjungi 12.5 juta pengunjung per tahun, akan ditutup hingga Selasa (7/6).

Bantaran sungai tersebut biasanya ramai dijejali oleh para turis saat awal musim panas tiba, tetapi beberapa pengunjung harus menelan pil kecewa karena banjir. (AFP/Hym/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya