Coret-Coret Gambar Presiden, Ratusan Siswa Diskors

03/6/2016 10:16
Coret-Coret Gambar Presiden, Ratusan Siswa Diskors
(Presiden Burundi Pierre Nkurunziza---AFP/FRANCOIS GUILLOT)

LEBIH dari 300 siswa di sebuah sekolah menengah di Burundi diskors karena mencoret-coret foto Presiden Pierre Nkurunziza. Demikian diberitakan, Jumat (3/6).

Para siswa tersebut, yang berasal dari sekolah Ruziba, sebelah selatan ibu kota Bujumbura, dipulangkan sepekan lalu setelah staf menemukan mereka mencoreng foto presiden dalam sebuah buku pelajaran.

"Setelah mereka menemukan foto tercoreng dalam buku pelajaran ilmu kemanusiaan, pihak administrasi memulangkan masing-masing siswa kelas delapan itu," kata orang tua murid yang namanya tidak ingin disebut.

Dia mengatakan pihak administrasi sekolah memberi tahu para siswa tersebut, yang berusia antara 14 sampai 16 tahun, bahwa mereka tidak boleh sekolah sampai mereka menyerahkan nama orang-orang yang melakukan pencorengan itu.

Staf sekolah menemukan foto yang sudah dirusak tersebut sepekan lalu di sekitar 40 buku pelajaran. Di beberapa foto, bagian mata sang presiden dicongkel, sementara cercaan terhadapnya ditulis di atas beberapa foto lainnya.

Orangtua siswa mengatakan telah meminta maaf saat pertemuan dengan pengurus sekolah, namun mereka tidak mau mendengarnya. "Ini mengerikan. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi," kata orang tua siswa.

Kepala sekolah Yves Marimba mengatakan kepada AFP bahwa sebuah solusi telah didapatkan tetapi tidak menyebut soal kembalinya siswa ke sekolah. Ruziba adalah sebuah kota di daerah Kanyosha di selatan Bujumbura, yang merupakan kubu pemimpin oposisi utama Agathon Rwasa. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya