Kelompok Antipembangunan Papua Sebarkan Kebohongan

02/6/2016 20:09
Kelompok Antipembangunan Papua Sebarkan Kebohongan
(youtube)

SEKRETARIS Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) tidak pernah menerima dokumen apa pun terkait laporan Hak Asasi Manusia (HAM). Demikian ditegaskan Stephane Dujarric, juru bicara Sekjen PBB, saat memberikan keterangan pers harian di Markas PBB New York, Amerika Serikat, Rabu (1/6) waktu setempat atau Kamis (2/6) WIB.

Penyataan itu disampaikan Dujarric untuk mengklarifikasi informasi sepihak yang disebarluaskan kelompok antipembangunan Papua di berbagai media dan media sosial yang mengklaim bahwa Sekjen PBB Ban Ki-moon telah melakukan pertemuan dengan perwakilan Papua Barat dan menerima dokumen laporan pelanggaran HAM di Papua pada kesempatan World Humanitarian Summit di Istanbul, Turki, 23-24 Mei 2016 lalu.

Lebih lanjut, Dujarric mengklarifikasi bahwa Sekjen PBB tidak pernah melakuka​n pertemuan atau mengagendakan pertemuan dengan perwakilan Papua Barat seperti yang di sebutkan kelompok antipembangunan tersebut pada kesempatan pertemuan internasional di Turki.

Sementara itu, dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri RI, pemerintah Indonesia memandang informasi tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak bentuk kebohongan kelompok antipembangunan Papua kepada publik.

Sangat disayangkan bahwa kesempatan berfoto bersama Sekjen PBB yang dilakukan secara singkat dan tidak terjadwal di sela-sela penyelenggaraan suatu pertemuan tingkat tinggi dunia, telah diklaim sekelompok organisasi sebagai ajang penyerahan resmi laporan mengenai situasi HAM di Papua.​​ (RO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya