Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Urusan Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Children's Fund (Unicef) memperkirakan sedikitnya 20 ribu anak terjebak di Kota Fallujah, yang terletak 50 kilometer barat Kota Baghdad, Irak. Kota yang dikontrol kelompok Islamic State (IS) sejak Januari 2014 itu kini berada dalam kepungan pasukan militer pemerintah Irak yang dibantu serangan udara pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) serta milisi Syiah. Dalam dua pekan terakhir, pertempuran sengit terjadi di sekitar Fallujah. Dari hari ke hari, pasukan pemerintah terus bergerak maju. Untuk merebut kota yang dihuni kalangan warga Sunni itu, pasukan elite Irak turun dikerahkan. Akibat kepungan pasukan gabungan itu, sekitar 50 ribu warga sipil masih terkepung di Kota Fallujah.
Sebagian warga sipil telah meninggalkan kota itu sejak tentara pemerintah berupaya mengambil kendali dari kelompok militan IS. "Unicef memperkirakan sedikitnya 20 ribu anak masih terjebak di kota tersebut," kata perwakilan Unicef di Irak, Peter Hawkins, Rabu (1/6). Unicef juga melaporkan ratusan warga telah melarikan diri dari Fallujah sejak militer Irak melancarkan serangan ofensif terhadap IS pada 22-23 Mei. Kini ribuan warga yang masih bertahan dilanda kekurangan makanan dan air minum. Mereka tinggal dalam kondisi mengenaskan di wilayah pinggiran. Di tengah kepungan militer pemerintah, anak-anak berisiko dilibatkan dalam konflik oleh kelompok militan. "Anak-anak menghadapi risiko direkrut dan dipaksa (IS) untuk terjun ke dalam pertempuran dan bisa terpisah dari keluarga mereka," ujar Hawkins.
"Anak-anak yang direkrut melihat hidup dan masa depan mereka terancam karena mereka dipaksa untuk membawa dan menggunakan senjata, menjalani pertempuran dalam perang orang dewasa," tegasnya. Unicef kembali menyerukan para pihak yang berkonflik untuk membuka koridor aman agar memungkinkan penduduk sipil Fallujah melarikan diri ke tempat aman. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga menuduh IS menggunakan penduduk sipil sebagai perisai manusia.
Kebiadaban IS juga menghantui Safia Jasim Saoud. Perempuan 57 tahun itu melarikan diri dari Fallujah ke Kamp Amiriyat al-Fallujah. Ia terpaksa melakukan perjalanan penuh risiko untuk menghindari kekejaman IS. "Ketakutan terbesar kami ialah untuk ditangkap oleh militan ISIL (IS)," ujar Saoud. Ia melarikan diri dari Fallujah bersama dengan putri, menantu laki-laki, serta dua cucunya pada 28 Mei lalu.
75 anggota IS tewas
Sehari sebelumnya, milisi IS menggunakan terowongan dan penembak jitu. Mereka juga melakukan aksi bunuh diri dengan kendaraan bermuatan bahan peledak. Sasaran mereka ialah tentara pemerintah. Sebanyak 15 anggota pasukan Irak dilaporkan tewas dalam serangan itu. Namun, pihak militer tidak melaporkan jumlah tentara mereka yang tewas. Letnan Jenderal Abdelwahab al-Saadi, komandan operasi militer Irak melawan IS, mengatakan pasukan Irak mampu menangkis serangan militan. Tentara pemerintah mengklaim telah menewaskan 75 anggota kelompok itu. Namun, Al-Saadi tidak memberikan angka kerugian di sisi propemerintah. (AFP/Hym)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved