Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTEMUAN Kelompok Visi Strategis Rusia–Dunia Islam telah diselenggarakan pada 25-28 Mei 2016 di Kota Kazan, Republik Tatarstan, negara bagian Federasi Rusia yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
Presiden Tatarstan Rustam Minnikhanov sebagai Ketua Kelompok Visi Strategis Rusia–Dunia Islam tersebut dalam sambutannya mengatakan, Kota Kazan sangat senang menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan pertemuan itu dan menjelaskan bahwa perkembangan muslim yang semakin tinggi di republiknya. Selain itu, Minnikhanov juga menekankan pentingnya meningkatkan toleransi hidup antarumat beragama di seluruh dunia.
Kegiatan itu dinilai sangat penting dalam menghadapi persoalan-persoalan yang terjadi di dunia sekarang, terutama isu-isu yang berkaitan dengan hubungan Federasi Rusia dengan negara-negara Islam, kegiatan bersama pemberantasan terorisme dan ekstremisme, serta penetapan langkah-langkah konkret yang bertujuan untuk mempererat kerja sama jangka panjang antara Rusia dan negara-negara Islam dalam pengimplementasian kemitraan strategis.
Pada kesempatan itu, Prof Dr Din Syamsuddin, yang mewakili Indonesia, juga menyampaikan bahwa visi strategis Rusia–Dunia Islam kali ini mempunyai arti penting karena diselenggarakan di sebuah tempat bersejarah yang menandai jejak awal Islam berkembang di Rusia.
Menurut Din, jejak sejarah ini perlu dimanfaatkan untuk pengembangan hubungan kedua pihak pada masa mendatang dalam bentuk yang lebih nyata dan berarti. Relasi strategis Rusia–Dunia Islam perlu mengambil bentuk pengajuan model alternatif bagi peradaban dunia yang tengah mengalami gangguan besar dan pergeseran signifikan.
"Rusia dan dunia Islam memiliki nilai-nilai berisikan penekanan pada prinsip 'jalan tengah'. Kalau nilai ini ditekankan, maka dapat diajukan sebagai fondasi dari peradaban dunia baru yang adil, sejahtera, aman, dan beradab," kata Din dalam keterangan tertulis yang diterima media, Senin (30/5).
Kelompok Visi Strategis Rusia–Dunia Islam pertama kali dibentuk pada 2006 atas restu Presiden Vladimir Putin sejak Federasi Rusia bergabung dengan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) sebagai pengamat. Kelompok ini dikepalai oleh mantan PM Rusia Yevgeny Primakov dan mantan Presiden Republik Tatarstan Mintimer Shaimiev.
Dalam setiap pertemuan, Presiden Putin selalu menyampaikan pidato sambutannya yang selalu menilai bahwa dunia Islam merupakan mitra strategis dan dekat bagi Rusia.
Kelompok ini terdiri dari lebih dari 30 negarawan dan tokoh publik dari negara-negara muslim antara lain Indonesia, Maroko, Arab Saudi, Iran, dan Kuwait.
Dalam pertemuan yang berbalut dalam atmosfer yang penuh keterbukaan dan kepercayaan, dibahas masalah-masalah hubungan internasional yang krusial dan akut, termasuk tentunya situasi di Timur Tengah, dan juga hubungan antara Rusia dan dunia Islam. Kegiatan dan pertemuan grup ini menerima respons positif dari banyak negara muslim.
Pada 2014, Presiden Putin memutuskan untuk memperbarui Kelompok Visi Strategis Rusia–Dunia Islam ini dengan mengangkat ketua baru yakni Presiden Republik Tatarstan Rustam Minnikhanov, setelah kematian ketua sebelumnya Evgeny Primakov. (RO/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved