Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
AKHIR pekan kemarin, tepatnya Sabtu (28/5), Yamato Tanooka dan kakaknya berlibur bersama dengan kedua orangtua mereka ke sebuah daerah pegunungan di Hokkaido, Jepang.
Namun, sesampainya di sana, bocah berusia tujuh tahun itu berulah.
Dia ngambek dan melempari mobil orangtuanya dengan batu.
Karena melihat ulah putra mereka itu, kedua orangtua Yamato marah.
Mereka lantas pergi bersama kakak perempuan Yamato dan membiarkan bocah itu seorang diri di hutan.
Setelah kurang lebih 500 meter berkendara, ayah Yamato tidak tega dan memutar lagi mobilnya untuk menjemput putranya.
Namun, sesampai di lokasi, ternyata Yamato sudah tidak ada di tempat.
Mereka pun waswas, apalagi hari mulai beranjak gelap.
Setelah mencari ke sana-sini, orangtua Yamato akhirnya meminta bantuan polisi.
Kepada polisi, mereka awalnya mengakui bocah itu tersesat.
Namun, mereka akhirnya mengaku sengaja meninggalkan anak itu di hutan sebagai bentuk hukuman.
Hingga kemarin, ratusan anggota tim penyelamat dan polisi masih dikerahkan untuk mencari keberadaan bocah tersebut, tapi hasilnya nihil.
Akibat ulah mereka itu, orangtua Yamato dikecam habis-habisan di media sosial.
'Itu bukan bentuk hukuman. Ulah mereka itu sudah tergolong penganiayaan anak', kicau seseorang di Twitter.
'Orangtuanya bodoh. Saya sukar berkata-kata', tulis yang lain.
Publik pantas marah dan khawatir.
Selain hutan itu banyak dihuni binatang buas, Yamato ditinggalkan tanpa makanan dan minuman.
Selain itu, hujan yang turun terus-menerus membuat mereka pesimistis bocah berusia tujuh tahun itu dapat bertahan melawan hawa dingin.
Mitsuru Wakayama, seorang juru bicara desa, mengatakan tak banyak warga setempat yang mengetahui seluk-beluk wilayah itu.
Menurut dia, orang atau pun kendaraan jarang yang lewat situ.
"Di sini sangat gelap, tak ada penerangan sama sekali. Di daerah ini juga banyak beruang," tegasnya.
Kini orangtua Yamato hanya bisa meratapi kecerobohan mereka.
"Saya minta maaf kepada anak saya dan juga semua orang karena sudah merepotkan," ujar sang ayah kepada NTV.
Seperti kata pepatah, 'sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tidak berguna.'
Kejadian itu barangkali bisa menjadi pelajaran untuk para orangtua agar lebih bijak mengasuh anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved