Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
FORUM internasional Atomexpo ke-VIII tahun 2016 resmi dibuka hari ini, Senin (30/5), di Gedung Gostiny Dvor, Moskow, Rusia. Kegiatan tahunan yang digelar Rosatom, BUMN Rusia di bidang nuklir, itu akan berlangsung hingga Rabu (1/6).
Seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia dari Moskow, Sabam Sinaga, ada dua kegiatan penting yang melibatkan partisipan dari Indonesia selama Atomexpo 2016. Hari ini, pihak Rosatom akan menandatangani kerja sama dengan Universitas Indonesia.
Rencananya, Presiden Jaringan Internasional Rosatom Alexander Merten akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis.
Kemudian, besok dilanjutkan dengan penandatanganan peta jalan (roadmap) for development of bilateral cooperation in the sphere of nuclear fuel cycle antara Rosatom fuel compant TVEL dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan).
Rosatom diwakili Deputi Direktur Jenderal untuk Pengembangan dan Inovasi Yu V Goncharov, adapun Batan diwakili Bambang Herutomo, Direktur Pengembangan Reaktor Serba Guna. "Ini melanjutkan kerja sama yang sudah dilakukan sebelumnya antara kedua pihak," ujar Arkady Karnaev, Manajer Komunikasi Rosatom untuk wilayah Asia Tenggara, kepada Media Indonesia, di lokasi Atomexpo 2016.
Forum internasional ini dibuka RB Komarov, Direktur Jenderal Pertama untuk Pengembangan dan Bisnis Internasional Rosatom. Hadir dalam acara pembukaan antara lain Agneta Rising, Direktur Jenderal Asosiasi Nuklir Dunia (WNA), dan Jacques Regaldo, Ketua Asosiasi Perusahaan bidang Nuklir Dunia (WANO).
Selain ekshibisi, forum ini menggelar seminar dengan pembicara dan pakar bidang nuklir dari Rusia dan negara lain. Atomexpo merupakan pameran terbesar bidang teknologi berbasis nulklir. Ekspo ini juga menjadi ajang pertemuan para pimpinan perusahaan (swasta maupun pemerintah) sektor tenaga nuklir di seluruh dunia.
Diskusi-diskusi yang digelar tahun ini masih terkait dengan pemanfaatan energi nuklir untuk perdamaian dan bagaimana mengatasi dampak radioaktif yang ditimbulkan. Dampak radioaktif nuklir menjadi perhatian sejak peristiwa Chernobyl, Rusia, dan di Fukushima, Jepang, pada 2011.
Sekitar 1.200 partisipan atau perwakilan hadir. Selain dari Rusia, juga negara-negara seperti Amerika Latin, Asia Pasifik, Afrika, Eropa Tengah, dan Eropa Timur. (Bam/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved