Irak Kerahkan Pasukan Elite Ke Fallujah

29/5/2016 18:36
Irak Kerahkan Pasukan Elite Ke Fallujah
(Fallujah Iraq troops)

PASUKAN anti-terorisme Irak mulai dikerahkan di pinggiran kota Fallujah Sabtu (28/5). Pengerahan ini merupakan yang pertama sejak operasi untuk merebut kembali kota Fallujah diluncurkan. Seperti diketahui Fallujah selama ini terkenal menjadi benteng kekuatan kelompok radikal ISIS.

Pasukan Anti Teror Irak yang merupakan kelompok paling terlatih sudah mulai bergerak ke posisi daerah-daerah perbtasan Fallujah, yang selama ini menjadi benteng kelompok ISIS.

"Pasukan Anti Teror Iraq, polisi dan para pasukan pejuang suku-suku sudah menjangkau kampTareq dan Mazraa di sisi selatan dan timur Fallujah,” kata Abdelwahab al-Saadi, Komandan Tinggi yang bertanggung jawab dalam Operasi Fallujah.

"Kekuatan ini akan masuk ke Fallujah dalam beberapa jam ke depan untuk membebaskannya dari Daesh," katanya, merujuk kelompok ISIS.

Fallujah, yang terletak hanya 50 kilometer arah barat Baghdad, merupakan satu dari dua kota besar tersisa di Iraq yang masih dikuasai ISIS.

Juru bicara Pasukan Anti Teror Iraq Sabah al-Noman yang mengonfirmasi penyebaran pasukan tersebut tidak banyak memberi komentar kapan waktu persis serangan akan dilakukan.

"Pasukan Anti Teror bergerak ke Fallujah untuk mengambil bagian dalam membersihkan kota dari kelompok ISIS. Operasi kemudian bergeser ke perang kota setelah pasukan Irak menyelesaikan pengepungan kota," katanya.

Dalam operasi ini, puluhan ribu pasukan Irak dikerahkan, termasuk kelompok Hashed al-Shaabi yang didominasi anggota milisi Syiah.

Dalam dua tahun terakhir, kelompok pasukan khusus ini sudah memimpin serangan di beberapa kota besar lainnya, yang sebelumnya direbut kelompok ISIS. Keterlibatan mereka dalam operasi di Fallujah ini menandai fase baru dalam operasi yang dimaksud.

Sementara itu kelompok kemanusiaan menyerukan keprihatinannya terhadap nasib sekitar 50.000 warga sipil yang besar kemungkinan akan terperangkam di dalam kota. "Kami menerima ratusan pengungsi Irak dari pinggiran Fallujah. Mereka benar-benar kelelahan, takut dan lapar," kata Direktur Badan Pengungsi Norwegia Nasr Muflahi dalam sebuah pernyataan.

Fakta lain lagi adalah, diperkirakan sekitar 1.000 anggota kelompok radikal ISIS yang menduduki kota Fallujah akan menggunakan warga sipil sebagai tameng pelindung mereka. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya