Kapal Pengungsi Terbalik di Laut Mediterania, Ratusan Orang Hilang

Heryadi
27/5/2016 17:39
Kapal Pengungsi Terbalik di Laut Mediterania, Ratusan Orang Hilang
(Ilustrasi)

LEBIH dari 100 orang dikhawatirkan tewas setelah pada Kamis (26/5) dua kapal yang penuh dengan pengungsi terbalik di Laut Mediterania dalam dua insiden yang berbeda.

Kapal pertama diduga mengangkut sekitar 650 pengungsi asal Libya. Setelah insiden terjadi, regu penyelamat dari angkatan laut Italia berhasil menyelamatkan 560 pengungsi dari air dan melaporkan lima pengungsi tewas akibat kejadian ini. Namun, diduga 100 pengungsi lainnya masih hilang dan terjebak di dalam lambung kapal.

Dalam sebuah video memperlihatkan bagaimana kapal yang penuh pengungsi tersebut terguling dan ratusan orang berjatuhan ke laut.

Sementara di tempat terpisah, pasukan Angkatan Laut Uni Eropa (UE) juga melakukan aksi penyelamatan terhadap kapal pengungsi yang karam di tengah Laut Mediterania. Sebanyak 30 pengungsi dilaporkan tewas akibat insiden itu, termasuk orangtua dari seorang bayi yang baru lahir.

Musim panas dan cuaca yang baik membuat banyak gelombang pengungsi asal Libya menuju Italia melalui jalur laut. Para pengungsi yang selamat akan menambah 40.000 pengungsi yang sebelumnya telah tiba di Italia.

Sebelumnya, insiden serupa pernah terjadi pada April 2015 yang menewaskan 700 pengungsi.

Terkait masalah pengungsi, polisi Yunani yang pada Selasa (24/5) lalu mengevakuasi pengungsi dari Kamp Idomeni di dekat perbatasan Masedonia, telah selesai memindahkan kurang lebih 4.000 pengungsi ke kamp baru di Kota Thessaloniki.

Namun, setelah proses pemindahan selesai masalah baru muncul ketika Badan Amal Selamatkan Anak-Anak melaporkan kondisi kamp baru yang menyedihkan dan tidak mendukung untuk bayi dan anak-anak.

Permasalahan pengungsi telah menjadi tantangan bagi negara-negara di Eropa dan menjadi krisis kemanusiaan terburuk sejak Perang Dunia II. (Ihs/AFP/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya