Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
VENEZUELA kian terjerembab ke jurang resesi yang mendalam. Aksi demonstrasi antipemerintah dan penjarahan telah menjadi hal umum di tengah memburuknya kekurangan pangan, pemadaman listrik, dan masalah inflasi yang memukul negara di Amerika Selatan itu. Duta Besar Republik Bolivar Venezuela untuk Indonesia, Gladys F Urbaneja Duran, mengatakan ketidakstabilan politik, ekonomi, dan sosial yang tengah mendera negaranya itu diciptakan kalangan oposisi di dalam negeri dan kelompok sayap kanan internasional. Tujuannya, menggulingkan Presiden Nicolas Maduro. "Berkaitan dengan ancaman yang tengah kami hadapi, ada kelompok oposisi di negara kami serta kelompok kanan internasional dan nasional yang sedang berupaya mengudeta pemerintahan kami," ungkap Duran dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin.
Duran mengatakan upaya kalangan oposisi dan kelompok kanan untuk menggulingkan pemerintah dilancarkan lewat apa yang ia sebut sebagai perang ekonomi yang telah mereka galakkan sejak pendahulu Maduro, Hugo Chavez, meninggal pada Maret 2013. "Berkaitan dengan perang ekonomi yang mereka lansir, ini untuk menciptakan kondisi krisis dan kaos, membuat distribusi barang dan kebutuhan dasar kacau atau tidak stabil," jelas Duran, yang baru empat bulan bertugas di Indonesia. "Dalam konstitusi di Pasal 305 diterangkan bahwa negara menjamin untuk memberikan kebutuhan makan rakyat Venezuela tiga kali atau lebih dalam sehari dengan nutrisi dan makanan yang baik. Itu merupakan perintah konstitusi kami," tegasnya.
Ciptakan gejolak
Ia mengatakan kalangan oposisi yang tengah mengupayakan referendum bekerja sama dengan para kapital di dalam negeri serta perusahaan multinasional dalam menciptakan gejolak kebutuhan pokok. Padahal, Venezuela memiliki sumber daya untuk memproduksi dan menyediakan kebutuhan pangan bagi 30 juta jiwa rakyatnya. Duran menegaskan, Venezuela merupakan negara yang berhasil dalam membangun sebuah sistem distribusi pangan yang menjangkau hingga ke tempat-tempat paling terpencil. Keberhasilan itu membawa Karakas mendapatkan penghargaan dari Badan Urusan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau FAO. "Tentu saja kami akan mempertahankan keberhasilan ini dalam situasi perang ekonomi ini. Kami telah membentuk komite-komite penyaluran pangan lokal hingga di tingkat komunitas untuk menjamin ketersediaan sembako bagi seluruh rakyat Venezuela," kata dia.
Duran melanjutkan, upaya-upaya destabilisasi seperti sekarang ini pernah dilakukan kelompok-kelompok penentang pemerintah pada 2014. Duran menyebut semua aksi sabotase dan upaya-upaya yang dilakukan kelangan oposisi dan kelompok kanan internasional untuk merusak stabilitas di negaranya sebagai agresi internasional terhadap kepentingan Venezuela. Sementara itu, koalisi oposisi Democratic Unity Roundtable (MUD) bersumpah akan terus melancarkan protes.
Dalam protes kemarin, MUD menyeru kepada pendukungnya untuk menuju gedung Mahkamah Agung yang melarang protes di dekat kantor pusat Dewan Pemilihan Nasional (CNE). (AFP/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved