Melatih Pikiran,Mencipta Perdamaian

MI/AFP/Wendy Mehari Utami/X-5
22/6/2015 00:00
Melatih Pikiran,Mencipta Perdamaian
(AP)
JALAN Rajpath di New Delhi, India, dipenuhi puluhan ribu warga sejak pagi buta. Dengan diiringi musik klasik India yang diperdengarkan lewat pengeras suara, warga melakukan gerakan-gerakan peregangan. Kemarin pagi, sebagai peringatan Hari Yoga Internasional, sekitar 35 ribu warga berkumpul di Rajpath. Wilayah pusat Kota Delhi dijaga ketat dengan puluhan alat pendeteksi logam dan sederet pos penjagaan.

Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dan beberapa pejabat pemerintah memang dijadwalkan hadir dalam perayaan itu. Sang PM tiba pada pukul 06.40. Dia memberikan sambutan di mimbar. "Yoga itu lebih daripada kebugaran fisik. Kita tidak hanya merayakan satu hari, tetapi kita melatih pikiran untuk memulai era baru perdamaian," tutur Modi yang juga menyampaikan terima kasih kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) beserta 177 negara karena telah mengadopsi gagasannya untuk menerapkan 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional, dan kemarin merupakan perayaan perdananya.

"Ini merupakan program untuk kesejahteraan manusia, dunia nirtensi, sekaligus meneruskan pesan cinta kasih, perdamaian, dan niat baik," lanjut Modi. Modi memang dijadwalkan membuka perayaan hari yoga, tapi begitu selesai memberikan sambutan, dia malah melepas kacamata dan mengambil tempat pada salah satu matras di deretan depan barisan warga.

Modi lantas memimpin kelas massal yoga pagi itu selama 35 menit. Sesi massal yoga pagi itu juga diharapkan memecahkan rekor Guinness Book of World Records untuk kelas yoga dengan peserta terbanyak di satu arena. Rekor sebelumnya dipegang sebuah sesi yoga dengan 29.973 peserta di Gwalior, India, pada 2005. Menurut para ahli di India, yoga pertama kali dipraktikkan 5.000 tahun silam, berdasarkan bukti arkeologis yang ditemukan pada kitab Hindu kuno.

PM Modi hendak mengklaim kembali yoga sebagai bagian budaya bersejarah India karena di negara-negara Barat praktik yoga telah menjelma jadi industri multimiliar dolar AS. Yoga memang mendunia. Selain di India, sesi massal yoga untuk memperingati Hari Yoga Internasional digelar di 192 negara, termasuk di tepian Sungai Thames, Inggris, di bawah Menara Eiffel, Prancis, bahkan Afghanistan, Sri Lanka, Filipina, dan hingga Indonesia.

Di New York, AS, yoga massal digelar di Times Square. Menteri Luar Negeri India, Sushma Swaraj, yang tengah berada di Kantor Pusat PBB di kota itu pun turut serta. "Yoga merupakan kekuatan lunak India dan lewat kekuatan itu, seluruh dunia bisa menjadi satu. Dengan itu pula, kekerasan bisa dihapus sehingga terwujud perdamaian," ucapnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya